Penguatan Local Taxing Power

Senin, 09 September 2024 - 06:30 WIB
loading...
A A A
Hal ini, pada gilirannya, memperluas basis pajak daerah, termasuk pajak penghasilan dan pajak-pajak lainnya. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2% dengan kontribusi signifikan dari sektor perdagangan dan jasa, menunjukkan bahwa dorongan terhadap aktivitas ekonomi lokal adalah langkah strategis untuk meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Sektor ekonomi kreatif, seperti industri digital, seni, kuliner, dan fesyen, semakin berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Pada tahun 2023, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap PDB nasional mencapai 7,8% (Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, 2023). Selain itu, pengembangan pariwisata jenis baru, seperti pariwisata kesehatan, spiritual, dan budaya, juga menunjukkan potensi besar dalam menarik wisatawan domestik dan internasional. Upaya ini tidak hanya meningkatkan pendapatan daerah dari pajak dan retribusi, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan mengurangi kesenjangan ekonomi di berbagai wilayah.

Di samping dana APBD, termasuk PAD, investasi juga merupakan instrumen penting lainnya yang perlu didorong untuk membiayai pembagunan di daerah. Investasi – baik dari dalam negeri maupun asing – dapat memberikan injeksi dana yang diperlukan dalam pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor-sektor ekonomi potensial, serta penciptaan lapangan kerja baru.

Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) tahun 2023, total realisasi investasi di Indonesia mencapai Rp 1.200 triliun, meningkat 6,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Sayangnya, distribusi investasi ini masih terkonsentrasi di beberapa wilayah tertentu, sehingga pemerintah daerah perlu lebih aktif dalam menarik investasi ke daerahnya masing-masing.

Demi mendorong masuknya investasi, penting bagi pemerintah daerah untuk mengatasi berbagai hambatan yang mengganggu iklim investasi, seperti korupsi dan praktik rente ekonomi. Pasalnya, berdasarkan laporan Transparency International tahun 2023, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia berada pada skor 37 dari 100, yang menunjukkan masih adanya persepsi negatif terhadap praktik korupsi di Indonesia.

Korupsi dan rente ekonomi tidak hanya mengurangi daya tarik investasi, tetapi juga menghambat pertumbuhan ekonomi lokal dan peningkatan penerimaan pajak daerah. Oleh sebab itu, pemerintah daerah perlu berupaya menciptakan lingkungan usaha yang lebih transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. Langkah-langkah perbaikan harus terus dilakukan, terutama oleh pemerintah yang baru terpilih, agar investasi terus tumbuh positif dan merata di seluruh pelosok daerah di Indonesia dalam kerangka meningkatkan kualitas hidup masyarakat, semoga.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Membangun dari Daerah,...
Membangun dari Daerah, Menguatkan Indonesia
Kepala BSKDN Kemendagri:...
Kepala BSKDN Kemendagri: Inovasi Kunci Pembangunan Daerah
Kurban dan Pembangunan
Kurban dan Pembangunan
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Bea Cukai Papua Fasilitasi...
Bea Cukai Papua Fasilitasi dan Gerakkan Ekonomi Daerah, dari PSN hingga UMKM
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
Rekomendasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Nantikan Teaser Poster...
Nantikan Teaser Poster Serial My Chef In Crime, Ada Misteri yang Siap Bikin Penasaran di VISION+
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved