Judi Online dan Ketahanan Negara

Kamis, 25 Juli 2024 - 15:14 WIB
loading...
A A A
Dalam ilmu pertahanan negara, hal ini masuk dalam lingkup ancaman terhadap keamanan dan pertahanan negara yang bersifat nonmiliter. Berbeda dengan ancaman militer yang cenderung terlihat bentuk ancamannya seperti invasi militer, ancaman nonmiliter cenderung tidak terlihat namun memiliki kecenderungan untuk merusak yang tak kalah besarnya dengan ancaman militer. Bahkan dalam skala yang besar, ancaman nonmiliter ini dapat merusak generasi dan pemulihannya memerlukan waktu lama.

Serangannya menyusup ke dalam interaksi masyarakat dan dapat menginternalisasi ke dalam individu. Judi online yang mempunyai daya rusak sampai pada sendi-sendi kehidupan masyarakat dapat menjadi salah satu bentuk ancaman terhadap keamanan dan ketahanan negara dari dimensi ancaman nonmiliter.

Daya rusaknya yang sampai pada antargenerasi menjadi tantangan besar dalam upaya membangun ketahahan negara ke depan. Serangan judi online masuk ke dalam ruang-ruang individu warga masyarakat yang berdampak buruk pada kehidupannya.

Dalam skala serangan yang masif dengan semakin banyaknya pelaku judi online maka dampak buruknya pun juga semakin luas. Dengan data pelaku judi online sudah mencapai 2,7 juta penduduk Indonesia, maka serangan judi online telah menyasar pada warga sejumlah tersebut dengan berbagai macam dampak negatifnya.

Daya Rusak yang Sangat Kuat terhadap Keamanan Negara
Secara singkat ketahanan negara adalah kondisi elemen-elemen negara yang mempunyai daya tangkal tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman baik militer dan nonmiliter yang mengganggu eksistensi negara dalam mencapai tujuannya.Subjek dalam ketahahan negara dapat dibedakan yaitu aparatur pemerintahan, masyarakat dan militer sebagai komponen utama pertahanan negara.

Ketahanan negara saat ini dihadapkan pada tantangan dengan dinamika masyarakat yang bergerak secara cepat. Dinamika masyarakat yang mengalami perubahan yang sangat cepat, juga saling berdampak antarsektor dan antarteritorial baik dalam lingkup nasional, regional maupun global.

Praktik judi online bagi negara Indonesia merupakan ancaman yang serius karena bertentangan dengan norma perundang-undangan maupun nilai-nilai hidup bangsa Indonesia. Hal ini dapat berbeda dengan beberapa negara yang melegalkan perjudian.

Namun bagi Indonesia, perilaku yang bertentangan dengan norma dan nilai masyarakat dapat mengganggu keamanan dan ketahanan negara. Judi online memiliki karakteristik yang sangat berbeda dengan praktik judi yang tradisional.

Kegiatannya dikendalikan oleh masing-masing individu di ruang-ruang pribadi yang sulit dijangkau atau diawasi aparat penegak hukum sehingga pengawasan dan penindakannya juga tidak mudah. Selain itu, praktik judi online juga bisa bersifat lintas batas negara.

Ancaman nonmiliter dalam bentuk judi online yang merusak sendi-sendi bangsa dan negara, menuntut adanya ketahanan nasional atau negara yang tangguh. Ketahanan negara merupakan kondisi dinamis suatu bangsa yang berisikan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan dari dalam maupun luar, secara langsung maupun tidak langsung yang membahayakan hidup bangsa serta pencapaian tujuan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Gus Miftah Soroti Bullying...
Gus Miftah Soroti Bullying hingga Judi Online, Pesantren Diminta Jadi Ruang Aman Santri
321 WNA Pelaku Judi...
321 WNA Pelaku Judi Online Ditangkap, Polri Dinilai Tegakkan Kedaulatan Digital
Bareskrim Polri Gandeng...
Bareskrim Polri Gandeng PPATK Selidiki Bos Markas Judi Online di Hayam Wuruk
Rekomendasi
ADOR Turunkan Gugatan...
ADOR Turunkan Gugatan terhadap Danielle dan Min Hee-jin dari Rp510 Miliar Jadi Rp390 Miliar
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved