Timbulkan Spekulasi Liar, Buka Pemicu Kebakaran Kejagung

Senin, 24 Agustus 2020 - 07:01 WIB
loading...
Timbulkan Spekulasi...
Foto udara gedung utama Kejaksaan Agung yang terbakar di Jakarta, Sabtu (22/8) malam hingga Minggu pagi. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Terbakarnya gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung) memancing berbagai spekulasi liar. Penyelidikan penyebab kebakaran dan dampak kebakaran terhadap penuntasan berbagai kasus hukum yang sedang ditangani Korps Adyaksa harus diungkap secara transparan kepada publik.

Terbakarnya kantor atau gedung milik penegak hukum pada masa lalu sering menjadi modus untuk menghambat sebuah kasus penegakan hukum. Tak heran saat gedung utama Kejagung terbakar, Sabtu malam hingga Minggu pagi respons publik lebih ke rasa curiga daripada rasa prihatin atas musibah tersebut.

Timbulkan Spekulasi Liar, Buka Pemicu Kebakaran Kejagung


Bahkan, Indonesia Corruption Watch (ICW) mencurigai kebakaran gedung utama Kejagung terkait penanganan kasus Jaksa Pinangki Sirna Malasari yang diduga menerima gratifikasi dari pengacara terpidana kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra. (Baca: Gedung kejagung Kebakaran, Kapuspenkum: Berkas Perkara Korupsi Aman)

“Saat ini Kejaksaan Agung sedang menangani banyak perkara besar, salah satunya dugaan tindak pidana suap yang dilakukan oleh Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Bukan tidak mungkin ada pihak-pihak yang merencanakan untuk menghilangkan barang bukti yang tersimpan di gedung tersebut,” ujar peneliti ICW Kurnia Ramadhana kemarin.

Kurnia mengungkapkan, sejak awal meragukan komitmen Kejaksaan Agung dalam menuntaskan kasus yang menjerat oknum Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Menurutnya, banyak indikasi bahwa Kejagung bertindak setengah-setengah dalam mengusut tuntas keterlibatan Pinangki dalam membantu pelarian Djoko Tjandra.

"Sejak awal, ICW sudah meragukan komitmen Kejaksaan Agung dalam menangani perkara yang melibatkan Jaksa Pinangki Sirna Malasari ini. Terlebih lagi banyak kejadian yang menciptakan situasi skeptisisme publik, mulai dikeluarkannya pedoman pemeriksaan Jaksa, pemberian bantuan hukum kepada Jaksa Pinangki, dan terakhir terbakarnya gedung Kejaksaan Agung," tutur dia. (Baca juga: Kapal perang Paling Berbahaya Rusia Admiral Nakhimov Siap Dimunculkan Lagi)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
Rekomendasi
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Berita Terkini
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan, Relawan Jokowi: Jangan Salah Paham, Perkara Belum Selesai
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Bareskrim Polri Tahan...
Bareskrim Polri Tahan 2 Bos Pabrik Gas Whip Pink
Oegroseno Buka Suara...
Oegroseno Buka Suara usai Absen dari Panggilan Kortas Tipidkor: Datang Harus Bawa Data
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Kasus Pembunuhan Sesama...
Kasus Pembunuhan Sesama WNI di Armenia, Kemlu: 2 Orang Dibebaskan, 4 Masih Diperiksa
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved