Pertahanan Negara dan RPJPN 2025-2045

Senin, 27 Mei 2024 - 13:33 WIB
loading...
A A A
Perencanaan pertahanan negara sampai dengan 2045 perlu dirancang untuk menghadapi tantangan yang sudah nyata saat ini dan mengantisipasi potensi gangguan baik dalam skala nasional, regional maupun global. Tantangan ke depan akan semakin kompleks seiring dengan perubahan multidimensi atau multisektoral. Terutama dalam lingkup global yang sudah pasti dihadapi, tantangan di bidang geopoltiik dan geoekonomi, disrupsi teknologi, perdagangan internasional, interaksi budaya global, dan lain-lain.

Di samping itu, ancaman militer juga masih sangat penting diwaspadai. Mengingat konflik yang terjadi beberapa waktu terakhir. Seperti konflik Rusia dan Ukraina, invasi militer Israel ke wilayah Palestina, konflik perbatasan antarnegara dan sebagainya. Konflik tersebut berdampak pada keamanan regional dan internasional.

Bagi Indonesia, perencanaan pertahanan negara ke depan juga perlu mempertimbangkan pergeseran posisi ibu kota negara. Hal ini menambah episentrum teritorial pertahanan negara yang sebelumnya terfokus pada Jakarta. Dengan perpindahan tersebut maka postur pertahanan negara juga perlu didesain untuk penjagaan ibu kota negara baru dan juga Jakarta yang dirancang sebagai pusat ekonomi dan kota global.

Perencanaan pertahanan negara untuk menghadapi ancaman nonmiliter menyesuaikan dengan karakteristik ancaman yang bersifat multidimensi menuntut perencanaan pertahanan yang juga bersifat multidimensi atau multisektor. Masing-masing kementerian/lembaga perlu menyusun strategi pertahanan di bidang masing-masing untuk memperkokoh kekuatan pertahanan
negara. Seperti di bidang pendidikan kesehatan, sosial, teknologi, ekonomi, hukum dan sebagainya.

Sementara itu, perencanaan pertahanan negara untuk menghadapi ancaman militer perlu memperkuat postur pertahanan negara dan juga mewujudkan kemandirian dalam peralatan militer melalui pengembangan industri nasional di bidang pertahanan. Kedua jenis ancaman pertahanan negara tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dalam perencanaan pertahanan negara ke depan dengan tetap membuka kewaspadaan untuk antisipasi gangguan pertahanan negara yang sangat dinamis dan dapat muncul sewaktu-waktu dengan skala yang tidak terduga.

Oleh karena itu, perlu kesadaran bahwa pertahanan negara merupakan tanggung jawab bersama antara komponen utama pertananan yaitu TNI bersama dengan lembaga-lembaga negara, instansi terkait dan masyarakat.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Gelar RDP, Komisi I...
Gelar RDP, Komisi I DPRD Ungkap Percepatan Pembangunan di Bogor Timur
Unhan RI Cetak Lulusan...
Unhan RI Cetak Lulusan Siap Jaga Kedaulatan Negara
Polri Kerahkan Ratusan...
Polri Kerahkan Ratusan Personel ke Papua Tengah dan Malut untuk Redam Konflik
Rekomendasi
Cuan Miliaran Tiap Hari...
Cuan Miliaran Tiap Hari dari Piring Anak Sekolah: Mengintip Garasi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Berita Terkini
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved