DPR – Serikat Pekerja Bentuk Tim Perumus Bahas RUU Ciptaker

Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:31 WIB
loading...
DPR – Serikat Pekerja...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Legislasi ( Baleg ) DPR dan sejumlah perwakilan serikat buruh kembali melakukan pertemuan pada hari ini terkait pembahasan klaster ketenagakerjaan dalam Rancangan Undang-Undang Omnibus Law tentang Cipta Kerja ( RUU Ciptaker ). Mereka sepakat membentuk Tim Perumus (Timus) guna membahas isu-isu di dalam klaster ketenagakerjaan.

“Hari ini pertemuan tim kerja bersama dengan Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia, dari macam-macam federasi. Ada beberapa hal yang sudah kita bahas. Dan pertemuan hari ini kita sudah sepakat, tim perumus yang terdiri dari anggota Panja Baleg (Panitia Kerja Baleg) dan serikat pekerja akan bekerja pada 20-21 Agustus,” kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad didampingi Pimpinan Baleg dan Panja RUU Ciptaker Baleg DPR seusai pertemuan tertutup di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2020). (Baca juga: Tolak RUU Cipta Kerja, Buruh Demo Besar-besaran 25 Agustus 2020)

Juru Bicara Khusus (Jubirsus) Partai Gerindra ini berharap, dalam pertemuan ini, kedua pihak dapat segera mendapatkan titik temu dan solusi terhadap pasal-pasal dalam klaster ketenagakerjaan RUU Ciptaker. “Dan mudah-mudahan diharapkan tercapai titik temu dan solusi terhadap pasal yang masih bermasalah,” harapnya.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menjelaskan, timus ini akan merumuskan pasal demi pasal terkait klaster ketenagakerjaan berikut argumentasinya. Sehingga, nanti output timus adalah semacam DIM (daftar inventarisasi masalah) yang kemudian akan dikumpulkan oleh pimpinan DPR dan dibahas bersama Panja Baleg. (Baca juga: Lewat Tim Khusus Buruh-DPR RUU Cipta Kerja, Kepentingan Buruh Terakomodasi)

“Dengan demikian nanti kita akan mendapatkan perspektif yang sama antara kawan serikat buruh dengan masyarakat sipil lainnya, ditambah dengan anggota Panja Baleg yang sudah punya argumentasi untuk dibawa (dibahas) dengan pemerintah, sehingga memiliki argumentasi yang kuat,” kata Said. (Baca juga: Godok RUU Cipta Kerja, Serikat Pekerja Dukung DPR Bentuk Tim Bersama)

Said mengklaim bahwa timus ini jauh lebih kuat dibandingkan tim teknis yang sudah dibuat oleh pemerintah yang melibatkan juga sejumlah serikat buruh. Menurut dia, di sana hanya semacam alat legitimasi atau “stempel” bahwa pemerintah sudah melibatkan serikat buruh dalam membahas RUU Ciptaker ini. “Itu hanya stempel, faktanya apa, tidak ada hasil apa pun dengan tim teknis,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tim teknis itu berbeda dengan kesepakatan pihaknya dengan pimpinan DPR, pimpinan Baleg, dan Panja RUU Ciptaker Baleg DPR. Yang mana, hasil timus ini akan didiskusikan di Baleg dan menjadi hasil resmi dari Baleg DPR yang kemudian akan dibahas dengan pemerintah dalam Panja, khususnya terkait klaster ketenagakerjaan. “Dengan demikian, diharapkan apa yang menjadi permintaan teman-teman serikat buruh dan Masyarakat sipil lainnya, bisa gol sesuai harapan,” terangnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baleg DPR Targetkan...
Baleg DPR Targetkan RUU Satu Data Indonesia Rampung Tahun Ini
Formappi: Baleg DPR...
Formappi: Baleg DPR Tak Bisa Intervensi Sidang Korupsi Chromebook
Baleg DPR Genjot Pembahasan...
Baleg DPR Genjot Pembahasan 4 RUU, Termasuk Satu Data Indonesia dan Masyarakat Adat
12 Materi Strategis...
12 Materi Strategis di RUU PPRT Disepakati, Simak Isinya
Dasco Pimpin Rapat Pengambilan...
Dasco Pimpin Rapat Pengambilan Keputusan RUU PPRT di Baleg
Komnas Perempuan Desak...
Komnas Perempuan Desak RUU PPRT Segera Disahkan
Peringatan Hari Buruh,...
Peringatan Hari Buruh, 15.000 Buruh Bakal Konvoi Naik Motor ke Monas
Harlah ke-69, Sarbumusi...
Harlah ke-69, Sarbumusi Minta Prabowo-Gibran Perhatikan Kesejahteraan Buruh
Unjuk Rasa Buruh, Jababeka...
Unjuk Rasa Buruh, Jababeka Tegaskan Tak Ada Blokade Jalan di Wilayahnya
Rekomendasi
Rekrutmen 3.053 Guru...
Rekrutmen 3.053 Guru PPPK Sekolah Rakyat Dibuka 8 Juni 2026, Lengkapi Persyaratan Ini
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 20266: Ketika...
Perang Iran 20266: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Prabowo akan Menerima...
Prabowo akan Menerima Surat Kepercayaan dari 17 Dubes pada 8 Juni 2026
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
Infografis
Pemerintah Bentuk Tim...
Pemerintah Bentuk Tim Bahas Revisi UU ITE dan Muatan Pasal Karet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved