Hakim Enny Nurbaningsih Diharapkan Jadi Dewi Themis di Putusan Sengketa Pilpres
Sabtu, 20 April 2024 - 13:28 WIB
loading...
A
A
A
Dewi Themis akan menegakkan keadilan meskipun langit runtuh atau fiat justitia ruat caelum. Bagi Luthfi, wajar sebagai satu-satunya hakim MK perempuan, Prof Enny sangat diharapkan menjadi pejuang emansipasi keadilan.
Baca juga: Sengketa Pilpres Berujung di MK, Ini Profil Sembilan Hakim Konstitusi
"Sebagaimana Raden Ajeng Kartini dan Dewi Themis yang mampu menyingkap tabir yang menyelubungi nilai-nilai kebenaran. Kata Kartini, habis gelap terbitlah terang," ujar Luthfi.
Di sisi lain Luthfi menilai, delapan hakim MK akan membuat keputusan penting yang akan dicatat sejarah. Terlebih, putusan sengketa pilpres, kata Luthfi, dapat menjadi momentum emas bagi MK untuk bisa mengembalikan marwahnya setelah selama ini banyak dililit persoalan hukum.
"Sejak hakim MK Akil Mochtar, Patrialis Akbar yang keduanya masuk bui, lalu paling belakangan Ketua MK Anwar Usman yang diberhentikan Mahkamah Kehormatan MK karena dianggap melakukan pelanggaran etika berat terkait persyaratan cawapres," kata Luthfi.
Baca juga: Sengketa Pilpres Berujung di MK, Ini Profil Sembilan Hakim Konstitusi
"Sebagaimana Raden Ajeng Kartini dan Dewi Themis yang mampu menyingkap tabir yang menyelubungi nilai-nilai kebenaran. Kata Kartini, habis gelap terbitlah terang," ujar Luthfi.
Di sisi lain Luthfi menilai, delapan hakim MK akan membuat keputusan penting yang akan dicatat sejarah. Terlebih, putusan sengketa pilpres, kata Luthfi, dapat menjadi momentum emas bagi MK untuk bisa mengembalikan marwahnya setelah selama ini banyak dililit persoalan hukum.
"Sejak hakim MK Akil Mochtar, Patrialis Akbar yang keduanya masuk bui, lalu paling belakangan Ketua MK Anwar Usman yang diberhentikan Mahkamah Kehormatan MK karena dianggap melakukan pelanggaran etika berat terkait persyaratan cawapres," kata Luthfi.
(rca)
Lihat Juga :