Ketua MK Tegur Anggota Bawaslu karena Bertele-Tele Sampaikan Pertanyaan

Rabu, 03 April 2024 - 17:23 WIB
loading...
Ketua MK Tegur Anggota...
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Puadi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Rabu (3/4/2024). Fot/MPI
A A A
JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menegur Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Puadi dalam sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU), Rabu (3/4/2024). Suhartoyo menegur lantaran Puadi bertele-tele saat memberikan pertanyaan.

Momen itu terjadi usai Ahli yang dihadirkan Bawaslu yakni Muhammad Alhamid rampung menyelesaikan paparannya. Bawaslu diwakili oleh Puadi langsung menyampaikan pertanyaan.

Baca juga: Tim Hukum AMIN Sebut Keputusan KPU Belum Final, Bisa Dibatalkan MK

Puadi saat itu memberikan pertanyaan berkaitan dengan kewenangan Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP). Namun sebelum masuk pertanyaan, Puadi sempat memberikan beberapa pernyataan.

Suhartoyo kemudian langsung memotong pernyataan dari Puadi. Ia pun mempertanyakan arah pertanyaan dari Puadi.

“Pertanyaannya apa sih Pak Puadi?” kata Suhartoyo.

Puadi sempat menjawab Suhartoyo, menurutnya pernyataan dia perlu disampaikan sebelum akhirnya pertanyaan dilemparkan. Namun demikian, Suhartoyo tetap meminta agar pertanyaan langsung dilakukan.

“Penekannya ini, saya perlu sampaikan ini juga,” kata Puadi.

“Tapi tanyakan saja, karenakan bukan ini semacam upaya,” kata Suhartoyo.

Setelah ditegur, Puadi langsung menyampaikan pertanyaannya. Puadi pun mempertanyakan apakah terkait tepat atau tidaknya kewenangan DKPP.

Baca juga: Audit Perolehan Suara Pilpres 2024, MK Minta KPU Bawa Bukti Rekapitulasi di Kecamatan

“Dalam putusannya itu (DKPP) bahwa kita mendapatkan peringatan. Apakah tindakan yang dilakukan DKPP memproses laporan pelapor yang berkaitan tentang tidak memehuhi syarat materil sudah tepat?" tanya Puadi.

"Atau dapat disimpulkan tindakan DKPP mengintervensi kewenangan Bawaslu yang jelas-jelas sudah diatur?" pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MK Putuskan Pembayaran...
MK Putuskan Pembayaran Dana Pensiun Sukarela Bisa Dilakukan Sekaligus atau Berkala
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Polemik Ijazah Jokowi,...
Polemik Ijazah Jokowi, Bonatua Silalahi Gugat KPU, Bawaslu, hingga Rektor UGM
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Upaya Minimalkan Politik...
Upaya Minimalkan Politik Uang, Bawaslu Kaji Sistem Transaksi Nontunai
MK Gelar Wisuda Purnabakti...
MK Gelar Wisuda Purnabakti Anwar Usman, Sambut Dua Hakim Konstitusi Baru
Pengalaman Panjang Arsul...
Pengalaman Panjang Arsul Sani, Dari Aktivis hingga Hakim MK
Rekomendasi
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram
Berita Terkini
Lukashenko Jadi Presiden...
Lukashenko Jadi Presiden Negara Sahabat Pertama yang Nginap di Istana Negara
Profil Christina Endarwati...
Profil Christina Endarwati Ketua Majelis Hakim Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Rapat Paripurna RAPBN...
Rapat Paripurna RAPBN 2027 hingga Calon Anggota BS OJK Dihadiri 298 Anggota DPR
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa: Kita Tidak Ada Sponsor, Bohir Kita Hanya Allah
Vonis Nadiem Makarim,...
Vonis Nadiem Makarim, Kejaksaan Dinilai Cerdas Bongkar Korupsi Kebijakan Chromebook
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved