Kereta Cepat Jakarta-Bandung Penanda Era Baru Kerja Sama Indonesia-China
Sabtu, 30 Desember 2023 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Pada pelaksanaanya, melambatnya pembangunan proyek KCJB dari target awal 2019 telah menyebabkan pembengkakan biaya investasi yang harus ditanggung dari dana APBN Indonesia. Implementasinya, kereta cepat Jakarta-Bandung baru dapat beroperasi pada 17 Oktober 2023 yang diberi nama Whoosh.
China melalui BRI telah menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan produk dan teknokogi canggih secara global (Khonkhlon, 2022). Secara nasional, kereta api berkecepatan tinggi menjadi wajah China di dunia internasional untuk menuju daya saing industri global.
Hingga saat ini China telah berhasil melakukan perundingan kereta api kecepatan tinggi, dan memasok kereta api berkecepatan tinggi ke lebih dari 20 negara di negara-negara peserta yang tergabung dalam BRI.
Impilkasi BRI Bagi Pembangunan ‘Era Baru’ Indonesia
“Apakah Indonesia diuntungkan dalam kerjasama proyek Belt and Raod Inisiative (BRI) ini?” 10 tahun Proyek BRI di Indonesia telah memberikan angin segar untuk dapat memasuki ‘era baru’ dengan karakteristik khas Indonesia. Visi besar China untuk membangun komunitas masa depan bersama berhasil membangun hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia.
Ketidaksepakatan China terhadap model negara hegemonistik seperti Amerika Serikat (AS) telah membantu negara lain untuk dapat menentukan nasib mereka sendiri, dan menciptakan pembangunan bagi seluruh dunia.
Pembangunan infrastruktur yang masif dan digitalisasi yang terus tumbuh, Indonesia mencanangkan menarik para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Investasi tersebut diperlukan Indonesia untuk memperbaiki perekonomian negara. Hadirnya banyak investor diharapkan dapat meningkatkan devisa negara, membuka lapangan pekerjaan, serta mempercepat pembangunan nasional sehingga perekonomian negara dapat terus tumbuh.
Dengan adanya proyek ini, seharusnya dapat memicu Indonesia untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. SDM yang berkualitas dapat meminimalisir ketergantungan indonesia terhadap negara investor.
Indonesia harus tetap memperhatikan seluruh aspek dalam pelaksanaan KCJB dengan standar Tinggi. Pemerintah harus bekerja sama untuk menerapkan prinsip transparansi pada pelaksanaan proyek KCJB hingga beberapa tahun mendatang, sehingga Indonesia tidak terjebak dalam hutang besar kepada investor, China.
Dengan demikian, maka cita-cita ‘Era Baru’ dari komunitas global milik bersama akan dapat terwujud dari hubungan bilateral yang saling menguntungkan antara China dan Indonesia melalui proyek Belt and Road Initiative (BRI).
China melalui BRI telah menunjukkan kemampuannya untuk bersaing dengan produk dan teknokogi canggih secara global (Khonkhlon, 2022). Secara nasional, kereta api berkecepatan tinggi menjadi wajah China di dunia internasional untuk menuju daya saing industri global.
Hingga saat ini China telah berhasil melakukan perundingan kereta api kecepatan tinggi, dan memasok kereta api berkecepatan tinggi ke lebih dari 20 negara di negara-negara peserta yang tergabung dalam BRI.
Impilkasi BRI Bagi Pembangunan ‘Era Baru’ Indonesia
“Apakah Indonesia diuntungkan dalam kerjasama proyek Belt and Raod Inisiative (BRI) ini?” 10 tahun Proyek BRI di Indonesia telah memberikan angin segar untuk dapat memasuki ‘era baru’ dengan karakteristik khas Indonesia. Visi besar China untuk membangun komunitas masa depan bersama berhasil membangun hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia.
Ketidaksepakatan China terhadap model negara hegemonistik seperti Amerika Serikat (AS) telah membantu negara lain untuk dapat menentukan nasib mereka sendiri, dan menciptakan pembangunan bagi seluruh dunia.
Pembangunan infrastruktur yang masif dan digitalisasi yang terus tumbuh, Indonesia mencanangkan menarik para investor untuk berinvestasi di Indonesia. Investasi tersebut diperlukan Indonesia untuk memperbaiki perekonomian negara. Hadirnya banyak investor diharapkan dapat meningkatkan devisa negara, membuka lapangan pekerjaan, serta mempercepat pembangunan nasional sehingga perekonomian negara dapat terus tumbuh.
Dengan adanya proyek ini, seharusnya dapat memicu Indonesia untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang mumpuni, terutama dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi. SDM yang berkualitas dapat meminimalisir ketergantungan indonesia terhadap negara investor.
Indonesia harus tetap memperhatikan seluruh aspek dalam pelaksanaan KCJB dengan standar Tinggi. Pemerintah harus bekerja sama untuk menerapkan prinsip transparansi pada pelaksanaan proyek KCJB hingga beberapa tahun mendatang, sehingga Indonesia tidak terjebak dalam hutang besar kepada investor, China.
Dengan demikian, maka cita-cita ‘Era Baru’ dari komunitas global milik bersama akan dapat terwujud dari hubungan bilateral yang saling menguntungkan antara China dan Indonesia melalui proyek Belt and Road Initiative (BRI).
(poe)
Lihat Juga :