Indonesia Peringkat 20 Kematian Covid-19 di Kawasan Asia

loading...
Indonesia Peringkat 20 Kematian Covid-19 di Kawasan Asia
Indonesia Peringkat 20 Kematian Covid-19 di Kawasan Asia
A+ A-
JAKARTA - Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah mengungkapkan, saat ini Indonesia berada di peringkat 20 akibat kematian Covid-19 dari 48 negara-negara di Asia.

“Total kasus kematian Covid-19 di Asia per satu juta penduduk, Indonesia ini angkanya adalah 19,38 per 1 juta penduduknya. Atau peringkat 20 dari 48 negara di Asia,” ungkap Dewi di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (5/8/2020). (Baca juga; Satgas Sebut 225 Kabupaten/Kota Nihil Angka Kematian COVID-19)

Perhitungan ini, menurut Dewi, berdasarkan kasus positif dibandingkan dengan jumlah penduduk di suatu negara. “Coba lihat di perbandingan kita dengan negara lain, mungkin pada negara Asia dulu ya. Kita coba lihat berdasarkan jumlah kematian kita dibandingkan dengan jumlah penduduk. Kenapa kita lihat berdasarkan penduduk, ya karena jumlah penduduk kita tidak mungkin bisa disamakan dengan negara-negara lain. Kita adalah negara yang cukup besar dengan angka penduduk, jumlah populasi penduduknya peringkat 4 di dunia. Meskipun kita cukup diuntungkan karena kondisi kita, punya geografis yang kepulauan-kepulauan, kita melihat kondisi itu,” jelas Dewi.

Dewi pun mengatakan saat ini persentase rata-rata kematian di dunia adalah sekitar 3,79%. Sementara angka kematian akibat Covid-19 di Tanah Air terjadi penurunan sekitar 28% dari dua minggu sebelumnya. “Rata-rata dunia itu berapa sekarang sudah 3,79% atau 3,89%. Meskipun angka kematian kita masih ada tren menurun, tapi masih tetap punya PR harus tetap menurunkan angka kematian,” ujarnya. (Baca juga; Satgas Corona Sebut Persentase Kematian Turun Jadi 4,7%)



Dewi mengatakan, hingga 2 Agustus 2020 angka kematian akibat Covid-19 di Tanah Air terjadi penurunan sekitar 28%. “Per pekan kemarin di tanggal 2 Agustus kita keluarkan analisis mingguan terjadi penurunan sekitar 28% dari dua pekan yang lalu. Jadi memang kemarin angka kematiannya sedang turun,” kata Dewi.

Sementara itu jika dilihat dari akumulasi kasus kematian terbanyak terjadi di Jawa Timur. “Jadi kalau kita lihat kan pertanyaannya penyumbang tertinggi kematian dari mana sih? Jadi ketika kita melihat di level provinsi, bisa kita lihat bersama bahwa Jawa Timur ini menempati peringkat pertama untuk penyumbang angka kematian dengan angka total 1.719 kematian,” paparnya.

Kedua terbanyak adalah DKI Jakarta dengan total 844 kematian. Ketiga Jawa Tengah dengan 655 kematian, keempat Sulawesi Selatan 321 kematian, dan kelima Kalimantan Selatan 295 kematian. “Kita melihat ada tren peningkatan yang cukup tinggi di Jawa Tengah. Kemudian Sulawesi Selatan dan yang terakhir adalah Kalimantan Selatan. Ini dari total kumulatif,” ungkap Dewi.
(nbs)
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top