Zonasi dan Tradisi Manipulasi

Rabu, 12 Juli 2023 - 05:46 WIB
loading...
A A A
Pada saat yang sama, sistem zonasi ini seolah cepat berpuas diri. Padahal harus diakui sistem ini sejatinya belum benar-benar sempurna. Di wilayah perkotaan misalnya dengan jumlah penduduk yang tinggi, kerap kali jumlah sekolah negeri belum sebanding dengan tingkat minat calon siswa. Akhirnya, calon siswa justru ‘terbuang’ di sekolah swasta yang pengajar, fasilitas dan sarana pendukung lainnya belum memadai.

baca juga: Mencari Format PPDB yang Berkeadilan

Zonasi belum sepenuhnya diikuti dengan akselerasi ekosistemnya. Baik itu infrastrukur, guru, tenaga pendidikan, sarana pembelajaran dan lain sebagainya. Imbasnya, kisruh zonasi muter-muter terus setiap tahun seolah tanpa ada solusi.

Keruwetan zonasi pun sejatinya menjadi masalah kompleks. Tak hanya faktor siswa. Karena di balik itu ada peran besar orang tua yang tak ingin anaknya atau generasi penerusnya mendapatkan pendidikan alakadarnya. Acakadut zonasi juga tak lepas dari kelambatan pemerintah merespons persoalan yang muncul di tengah masyarakat. Rantai persoalan ini harus cermat diurai agar benar-benar mendapat solusi yang tepat.

Kekisruhan zonasi pun sejatinya tak berhenti dengan aksi berani Wali Kota Bogor Bima Arya yang lewat tim verifikasi lapangannya berhasil mengungkap sedikitnya 155 data calon peserta didik bermasalah. Temuan Bima Arya adalah bersifat kasuistis di Bogor dan masih ada ribuan kasus lain terjadi di pelosok negeri ini.

Pengungkapan-pengungkapan itu tak akan banyak arti jika solusi yang dicari belum menyentuh faktor inti. Untuk itu, solusi yang dilakukan harus memakai pendekatan sistemik dan komprehensif. Lewat pendekatan sistemik seperti antara lain dikatakan Aminullah (2016), maka akan terpotret sejauhmana berbagai unsur dalam sistem bekerja (operational thinking), berubahnya perilaku sistem (dynamic thinking) dan pengaruh struktur terhadap sebuah sistem (feedback thinking).

Sekali lagi, zonasi telah menjadi kebijakan pemerintah yang telah, sedang dan terus berlaku sampai kapan yang kita tidak tahu ujungnya. Tujuan mulia sistem ini harus dijaga dan dikawal bersama demi mewujudkan pendidikan di Indonesia yang sesuai cita-cita pendiri bangsa.

Sebagai sebuah sistem, tentu ikhtiar perbaikan adalah sebuah keniscayaan demi terwujudnya model yang diharapkan mendekati kesempurnaan. Berpijak dari kesadaran ini, saatnya semua pihak untuk mengedepankan aspek keterbukaan sekaligus responsif atas berbagai dinamika di lapangan.

Zonasi harus kita akui telah memuarakan berbagai prestasi dan atensi positif. Namun, kerikil-kerikil yang muncul dan melingkupinya harus benar-benar dibersihkan. Jangan sampai itu dibiarkan sehingga seolah menjadi tradisi dan pembenaran. (*)
(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Ruang Sidang Sempat...
Ruang Sidang Sempat Gelap Gulita saat Nadiem Makarim Bacakan Pleidoi
Tuntutan Terhadap Nadiem...
Tuntutan Terhadap Nadiem Dinilai Tepat, Pengamat Sebut Ada Skema Understated Equity
Pakar Hukum Minta Tahanan...
Pakar Hukum Minta Tahanan Rumah Nadiem Makarim Ditinjau Ulang
Nadiem Dituntut 18 Tahun...
Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara, Jaksa Dinilai Abaikan Fakta Persidangan dan Alat Bukti
JPU Bongkar Skema Fraud...
JPU Bongkar Skema Fraud Kerah Putih dalam Kasus Nadiem Makarim
Jalur Pendaftaran dan...
Jalur Pendaftaran dan Jadwal Penting SPMB Jawa Timur 2026
PPDB Sekolah Garuda...
PPDB Sekolah Garuda 2026 Dibuka Februari, Cek Syarat, Dokumen, dan Jadwal Lengkapnya
Jalan Medan Merdeka...
Jalan Medan Merdeka Selatan Arah Sudirman-Thamrin Macet Total Imbas Demo Guru
Rekomendasi
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved