Evakuasi Korban Pesawat di Yalimo Terhadang Cuaca dan Medan Ekstrem
Senin, 26 Juni 2023 - 13:14 WIB
loading...
Proses evakuasi korban dan bangkai pesawat Sam Air PK-SMW terkendala cuaca dan medan yang ekstrem. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Proses evakuasi Pesawat SAM Air Caravan PK-SMW (C-208) yang jatuh di Kabupaten Yalimo, Papua masih terus dilakukan. Tim SAR Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU bersama para pihak terkait pun dikerahkan.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, enam personel tim SAR gabungan TNI sudah berada di lokasi jatuhnya pesawat sejak Minggu 25 Juni 2023 kemarin. Namun para korban belum bisa dievakuasi hingga hari ini.
"(Namun) Belum (dievakuasi). Terkendala cuaca dan medan yang ekstrem," kata Julius saat dihubungi MNC Portal, Senin (26/6/2023).
Menurut Julius, kemungkinan ada dua teknik yang akan digunakan untuk mengevakuasi korban dan bangkai pesawat. Pertama, dengan teknik rappeling yakni turun dengan tali. Kedua, ialah menggunakan teknik hoist atau mengangkat beban dengan helikopter.
"Kedua teknik ini akan digunakan dengan pertimbangan posisi bangkai Pesawat berada di kemiringan 40 derajat, sehingga tidak dimungkinkan melalui jalur darat," ucapnya.
Sebagai informasi tim SAR Kopasgat serta pihak terkait menggunakan Helly Caracal TNI AU untuk menuju lokasi jatuhnya pesawat.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan, enam personel tim SAR gabungan TNI sudah berada di lokasi jatuhnya pesawat sejak Minggu 25 Juni 2023 kemarin. Namun para korban belum bisa dievakuasi hingga hari ini.
"(Namun) Belum (dievakuasi). Terkendala cuaca dan medan yang ekstrem," kata Julius saat dihubungi MNC Portal, Senin (26/6/2023).
Menurut Julius, kemungkinan ada dua teknik yang akan digunakan untuk mengevakuasi korban dan bangkai pesawat. Pertama, dengan teknik rappeling yakni turun dengan tali. Kedua, ialah menggunakan teknik hoist atau mengangkat beban dengan helikopter.
"Kedua teknik ini akan digunakan dengan pertimbangan posisi bangkai Pesawat berada di kemiringan 40 derajat, sehingga tidak dimungkinkan melalui jalur darat," ucapnya.
Sebagai informasi tim SAR Kopasgat serta pihak terkait menggunakan Helly Caracal TNI AU untuk menuju lokasi jatuhnya pesawat.
Lihat Juga :