Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Wiku: Masyarakat Mulai Lengah

Jum'at, 24 Juli 2020 - 17:01 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Terus...
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan kasus Covid-19 terus bertambah menjadi bukti bahwa masyarakat mulai lengah. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 sekaligus Ketua Tim Pakar Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengatakan kasus Covid-19 terus bertambah menjadi bukti bahwa masyarakat mulai lengah.

Wiku mengatakan virus Covid-19 tidak ada yang baru dari sistem penularannya. “Sebenarnya virusnya nggak ada yang baru, sama musuhnya tetap sama Corona, SARS-Cov-2 dan cara penularannya juga tetap sama, menempel di mukosa, mata hidung dan mulut,” katanya di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Jumat (24/7/2020). (Baca juga: Update Covid-19: Positif 95.418 Kasus, 53.945 Sembuh, Meninggal 4.665 Orang)

Kini, kata Wiku masyarakat semakin paham untuk mengubah perilakunya dalam rangka adaptasi kebiasaan baru untuk mencegah virus Covid-19. Namun, perubahan ini hanya dilakukan oleh sebagian masyarakat saja. “Dan yang berbeda adalah peningkatan dari masyarakat yang sudah mulai paham. Meskipun ternyata peningkatannya kurang banyak,” ucapnya.

Wiku mengatakan buktinya kasus Covid-19 saat ini masih mengalami peningkatan. “Pasti kalau kasus naik itu berarti perubahan perilakunya belum terjadi dengan maksimal,” katanya. (Baca juga: Satgas Akui Kasus Positif Corona Cenderung Meninggi)

Diketahui, kasus positif virus Covid-19 di Indonesia tercatat mengalami penambahan. Hingga 23 Juli 2020 terjadi penambahan sebanyak 1.906 kasus, sehingga akumulasi positif Covid-19 sebanyak 93.657 orang. Wiku menjelaskan pola perubahan seseorang dalam beradaptasi kebiasaan baru untuk mencegah terpapar virus Covid-19. “Jadi kan ada tahapan ya, yang pertama mungkin tahu, kemudian mungkin paham. Yang kita cari itu adalah melakukan, kalau kita sudah melakukan apa yang kita ketahui dan pahami, itu baru betul. Lebih penting lagi setelah itu harus ada solidaritas dan gotong-royong, bukan hanya diri kita tetapi juga kepada orang lain. Itu harus dilakukan,” kata Wiku.

Meskipun, saat ini masyarakat sudah patuh terhadap protokol kesehatan. Namun, masyarakat kini juga mulai lengah. Wiku mengatakan, virus akan menyerang siapa saja yang lengah tidak menjalankan protokol kesehatan. “Mungkin sudah begitu lama, mulai lengah. Virus ini tinggal menunggu saja di cari yang lengah. Siapa yang tidak menjalankan protokol kesehatan itu kan yang lengah. Itulah dimana virusnya itu bisa menular. Virus ini pintar dan kita harus belajar bersama-sama tentang bagaimana dia menular. Jadi kita harus tahu bahwa virus ini tuh sangat berbahaya. Nggak boleh kalau kita anggap enteng. Buktinya kasusnya naik terus. Jadi ini penting sekali untuk masyarakat betul-betul waspada,” kata Wiku.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Jokowi Larang Buka Puasa...
Jokowi Larang Buka Puasa Bersama, Satgas Covid-19 Buka Suara
Wapres: Songsong 2023...
Wapres: Songsong 2023 dengan Optimisme dan Keyakinan
Peringati HUT ke-23,...
Peringati HUT ke-23, Kinerja DWP Kemendagri saat Pandemi Covid-19 Diapresiasi
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Rekomendasi
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved