Soal Cawapres Ganjar, PPP Akui Nama Sandiaga Paling Banyak Diusulkan di Rapimnas

Selasa, 02 Mei 2023 - 11:36 WIB
loading...
Soal Cawapres Ganjar,...
Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy mengakui bahwa nama Sandiaga Uno paling banyak diusulkan menjadi cawapres Ganjar Pranowo dalam Rapimnas beberapa waktu lalu. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menegaskan belum membahas calon wakil presiden (cawapres) pendamping calon presiden (Capres) Ganjar Pranowo karena menunggu finalnya gerbong koalisi pengusung Gubernur Jateng itu. Namun, PPP tak menampik menginginkan adanya coattail effect dari Pilpres 2024 dengan mengusung kader sendiri menjadi cawapres.

"Oh iya, itu (coattail effect pilpres) adalah amanat Rapimnas bahwa Rapimnas partai menyampaikan bahwa cawapres yang kita usung harapannya adalah kader yang ber-KTA PPP," ujar Ketua Majelis Pertimbangan PPP M Romahurmuziy kepada wartawan di Kantor DPP PPP, Jakarta dikutip Selasa (2/5/2023).

Baca juga: Pamit dari Gerindra dan Diisukan Gabung PPP, Sandiaga: Politik Bukan Hanya Cari Kekuasaan



Apakah Sandiaga Uno jadi salah satu yang diusulkan, pria yang akrab disapa Rommy ini mengakui bahwa nama Sandiaga paling banyak diusulkan dalam Rapimnas beberapa waktu lalu. Apalagi Sandiaga paling rajin berkeliling ke PPP di daerah-daerah.

"Ya (Sandi) disebut oleh banyak kader di depan pimpinan yang lain pada saat Rapimnas, apalagi Sandi paling banyak keliling," ungkapnya.

Soal duet Ganjar-Sandiaga diyakini menang, Rommy menegaskan bahwa masih terlalu dini soal itu. "Masih terlalu pagi lah (Ganjar-Sandi menang)," kata Rommy.

Namun, Rommy menegaskan bahwa PPP tetap akan mengusung Ganjar terlepas dari Sandiaga dijadikan cawapres atau tidak. Karena sejarah PPP dengan Ganjar sendiri sudah cukup panjang, mulai dari kader PPP yang mendampingi Ganjar di Pilgub Jawa Tengah (Jateng) 2018 lalu, hingga keluarga Ganjar yang rumahnya digunakan sebagai Kantor DPC PPP.

"Sejarah keterlibatan PPP dengan Pak Ganjar itu sudah cukup panjang, kita mengusung Pak Ganjar di Pilgub 2018 bahkan wakilnya adalah kader PPP. Bahkan keluarga beliau kader PPP, mertua beliau rumahnya masih menjadi Kantor DPC PPP sampai tahun lalu, jadi terlalu panjang. Apalagi saya satu daerah pemilihan dengan Mas Ganjar, kita berkampanye bersama, meskipun kita beda partai," terang Rommy.

Karena itu, kata Rommy, soal penentuan cawapres ini masih akan menunggu. Apalagi ada sinyal adanya sejumlah parpol Parlemen yang akan bergabung sehingga kebersamaan itu dimulai dari pengusungan capres-cawapresnya.

"Kalau kita menetapkan atau memutuskannya hari ini, sama dengan mengirim pesan keluar bahwa seolah-olah kita tidak terima tambahan partai pengusung lagi," tegasnya.

Terkait Sandiaga yang belum juga bergabung ke PPP, Rommy melihat, Menparekraf itu sedang berusaha untuk menggeser diri pada titik netralnya terlebih dahulu karena baru saja mengundurkan diri dari Partai Gerindra. PPP juga tidak ingin memburu-buru Sandiaga karena sebelum mengundurkan diri sudah menyampaikan itu ke Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono.

"Pak Sandi saya kira tidak dalam posisi sangat terburu-buru untuk masuk PPP karena memang ketika akan menyampaikan surat pengunduran diri pun berpamit atau menyampaikan pemberitahuan kepada Pak Mardiono di malam sebelumnya, dan keesokan harinya beliau menyampaikan pengunduran diri itu," bebernya.

Rommy menambahkan bahwa PPP juga menunggu waktu yang tepat kapan Sandiaga akan bergabung. Menurutnya, bulan Syawal ini akan ada pergerakan yang lebih konkret soal Sandi.

Baca juga: Diisukan Gabung PPP, Sandiaga Uno: Belum Ada Komunikasi Formal

"Saya kira di waktu di bulan Syawal ini mungkin akan ada pergerakan-pergerakan yang lebih konkret, tetapi pada prinsipnya PPP memberikan keleluasaan sepenuhnya," tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Sejumlah Pengurus PPP...
Sejumlah Pengurus PPP Daerah Dorong Polda Metro Jaya Usut Dugaan Pemalsuan Dokumen
Rekomendasi
Konser BTS di Chili...
Konser BTS di Chili Terancam Batal, Ribuan ARMY Turun ke Jalan Gelar Aksi Protes
Video Prototipe Project...
Video Prototipe Project Aion Ungkap Konsep Sistem Operasi AI Microsoft
Satu-satunya di China!...
Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum
Berita Terkini
Hakim Kabulkan Sebagian...
Hakim Kabulkan Sebagian Gugatan Praperadilannya, Roy Suryo: Babak Baru Hukum Indonesia
Dari Sosialisme Islam...
Dari Sosialisme Islam menuju Negara Kesejahteraan: Agenda Kerakyatan SEMMI untuk Indonesia
Rencana Kejagung Jerat...
Rencana Kejagung Jerat Nadiem Makarim dengan TPPU Diapresiasi Pakar Hukum
Indonesia-India Sepakati...
Indonesia-India Sepakati 15 Kerja Sama, Restorasi Candi Prambanan hingga Rudal BrahMos
Ini Pertimbangan Hakim...
Ini Pertimbangan Hakim Kabulkan Sebagian Praperadilan Roy Suryo
Jokowi Beberkan Isi...
Jokowi Beberkan Isi Obrolannya dengan JK ketika Bertemu di HUT Bhayangkara
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved