Percepat Cakupan Pengendalian Covid-19, BPJamsostek Laksanakan Vaksinasi Tahap Kedua
Minggu, 04 April 2021 - 18:32 WIB
Guna kelancaran vaksinasi ini, BPJamsostek bekerja sama dengan berbagai instansi, seperti Kementerian Kesehatan, tim vaksinator dari RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) dan Rumah Sakit Bhakti Mulia, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Puskesmas Mampang, Puskesmas Setiabudi, Klinik Nayaka, serta tim tim gawat darurat dari RS Medistra. Ditambah RS Pertamina dan RS Fatmawati sebagai rujukan.
Secara spesifik, beberapa unit di Kemenkes yang terlibat di antaranya adalah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Ditjen Pelayanan Kesehatan (Yankes).
Berbagai persiapan di lokasi vaksinasi dilakukan untuk memenuhi standar kelaikan pemberian vaksin, di antaranya menyiapkan ruang emergency, ruang observasi, dan ruang tunggu, serta lokasi penyuntikan vaksin.
Sugianto, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan, sekaligus koordinator pelaksanaan vaksinasi BPJamsostek mengingatkan, program vaksinasi ini bukan serta merta akan membuat seseorang kebal terhadap Covid-19. Karena itu dia menekankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin penuh hingga tahap kedua.
Ari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah melalui Kemenkes untuk program vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya karyawan BPJamsostek. Dia pun berharap program ini dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi pemerintah agar tujuan mulia untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud dan Indonesia segera keluar dari pandemi Covid-19. (CM)
Secara spesifik, beberapa unit di Kemenkes yang terlibat di antaranya adalah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Ditjen Pelayanan Kesehatan (Yankes).
Berbagai persiapan di lokasi vaksinasi dilakukan untuk memenuhi standar kelaikan pemberian vaksin, di antaranya menyiapkan ruang emergency, ruang observasi, dan ruang tunggu, serta lokasi penyuntikan vaksin.
Sugianto, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan, sekaligus koordinator pelaksanaan vaksinasi BPJamsostek mengingatkan, program vaksinasi ini bukan serta merta akan membuat seseorang kebal terhadap Covid-19. Karena itu dia menekankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin penuh hingga tahap kedua.
Ari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah melalui Kemenkes untuk program vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya karyawan BPJamsostek. Dia pun berharap program ini dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi pemerintah agar tujuan mulia untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud dan Indonesia segera keluar dari pandemi Covid-19. (CM)
(ars)
Lihat Juga :