Percepat Cakupan Pengendalian Covid-19, BPJamsostek Laksanakan Vaksinasi Tahap Kedua

Minggu, 04 April 2021 - 18:32 WIB
loading...
Percepat Cakupan Pengendalian...
BPJamsostek memberikan vaksin kedua kepada 2.766 karyawan sesuai anjuran Kemenkes, yakni minimal 14 hari setelah tahap pertama, pada 3 dan 4 April 2021.
A A A
JAKARTA - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) berkomitmen penuh mendukung percepatan cakupan program pemerintah dalam pengendalian Covid-19 dengan memberikan vaksin kedua kepada 2.766 karyawan sesuai anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes), yakni minimal 14 hari setelah pemberian tahap pertama di Graha BPJamsostek, pada 3 dan 4 April 2021.

Abdur Rahman Irsyadi, Direktur Umum & SDM BPJS Ketenagakerjaan, atau akrab dipanggil Ari, mengatakan, pihaknya mendukung langkah-langkah yang sudah ditetapkan pemerintah dalam memutus rantai penularan Covid-19. “Pemberian vaksin kedua kepada karyawan ini sama dengan pelaksanaan yang pertama lalu, dilaksanakan pada hari libur sehingga tidak menggangu layanan kami kepada peserta,” tuturnya.

Dia menjelaskan, perlu dilakukan intervensi agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang disiplin. “Kami telah menginstruksikan kepada seluruh unit kerja BPJamsostek untuk proaktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah atau dinas kesehatan setempat agar mendapatkan vaksinasi, mengingat karyawan kami melayani peserta di seluruh Indonesia sehingga memiliki risiko terpapar cukup tinggi,” katanya.

Ari berpesan kepada seluruh karyawan agar selalu mengingat jargon 'Vaksin Ampuh Protokol Kesehatan Tetap Patuh', yang bermakna bahwa vaksinasi menjadi salah satu upaya manajemen untuk melindungi karyawan tertular Covid-19 di lingkungan tempat kerja, namun tetap harus dibarengi penerapan protokol kesehatan 5M secara disiplin.

Guna kelancaran vaksinasi ini, BPJamsostek bekerja sama dengan berbagai instansi, seperti Kementerian Kesehatan, tim vaksinator dari RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) dan Rumah Sakit Bhakti Mulia, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Puskesmas Mampang, Puskesmas Setiabudi, Klinik Nayaka, serta tim tim gawat darurat dari RS Medistra. Ditambah RS Pertamina dan RS Fatmawati sebagai rujukan.

Secara spesifik, beberapa unit di Kemenkes yang terlibat di antaranya adalah Direktorat Jenderal (Ditjen) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Ditjen Pelayanan Kesehatan (Yankes).

Berbagai persiapan di lokasi vaksinasi dilakukan untuk memenuhi standar kelaikan pemberian vaksin, di antaranya menyiapkan ruang emergency, ruang observasi, dan ruang tunggu, serta lokasi penyuntikan vaksin.

Sugianto, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Humaniora dan Manajemen Kesehatan, sekaligus koordinator pelaksanaan vaksinasi BPJamsostek mengingatkan, program vaksinasi ini bukan serta merta akan membuat seseorang kebal terhadap Covid-19. Karena itu dia menekankan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin penuh hingga tahap kedua.

Ari mengucapkan terima kasih kepada pemerintah melalui Kemenkes untuk program vaksinasi kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya karyawan BPJamsostek. Dia pun berharap program ini dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi pemerintah agar tujuan mulia untuk mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dapat segera terwujud dan Indonesia segera keluar dari pandemi Covid-19. (CM)
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hive Five Siapkan Beasiswa...
Hive Five Siapkan Beasiswa 100 Persen bagi Karyawan dan Mahasiswa Magang
Sepakat Tolak UU P2SK,...
Sepakat Tolak UU P2SK, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Siap Gelar Aksi
Gelapkan Iuran BPJS...
Gelapkan Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Oknum Perusahaan Divonis Penjara Dua Tahun
Petugas Haji Meninggal...
Petugas Haji Meninggal saat Tugas, Menag Yaqut Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Sebesar Rp183 Juta
Terduga Teroris yang...
Terduga Teroris yang Ditangkap di Bekasi Karyawan BUMN dan Miliki Senpi Rakitan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Seluruh Pekerja di Tidore Peduli Jaminan Sosial
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Kebahagiaan Karyawan...
Kebahagiaan Karyawan Difabel Rokok HS: Diterima Kerja, Jadi Bagian Penting Perusahaan
Rekomendasi
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
YHK Junior Padel Championship...
YHK Junior Padel Championship 2026 Jadi Ajang Lahirnya Atlet Muda Indonesia
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Jumat 19 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved