Haji Inklusif

Kamis, 08 Juni 2023 - 11:59 WIB
Pelaksanaan tentu akan dipikul bersama-sama dan tidak ada yang biasa-biasa saja. Hasil yang luar biasa, harus dengan usaha yang luar biasa, dengan cara yang luar biasa juga. Begitu yang sering diungkap Gus Menteri di beberapa kesempatan.

Para petugas mempunyai kewajiban untuk memonitor dan memberikan evaluasi pelaksanaan. Beberapa cerita menarik tentang lansia sudah beredar di media cetak dan medisa sosial. Salah satunya adalah satu lansia sudah masuk pesawat untuk berangkat tiba-tiba teringat ayamnya di rumah yang belum diberi makan. Lansia tersebut minta turun untuk melaksanakan tugas makan ayam.

Pemahaman yang sederhana dan mengharukan. Ini adalah tantangan tersendiri bagi petugas untuk menolong. Lansia yang lain sudah berada dalam pesawat akan take off, namun merasa tidak berkumpul dengan keluarganya, minta diturunkan. Di dalam pesawat lansia itu meronta.

Terpaksa pilot tidak mempunyai pilihan lain, kecuali menurunkan lansia tersebut dengan barang-barang bagasi dan kabin. Ada salah satu tiktok singkat dengan video yang lumayan viral. Petugas yaitu seorang Kanwil sedang menggotong Lansia untuk dipindahkan.

Tiktok singkat yang tersebar di Instagram tersebut meliput dengna alunan musik seorang petugas berbaju putih dan memakai tanda petugas menggotong ibu-ibu Lansia. Tentu inilah yang diharapkan sebagai amal nyata dalam menjaga mereka.

Baik petugas atau jemaah tentu berhak menyandang tidak hanya Pak dan Bu Haji, tetapi H I (Haji Inklusif). Layak, tetapi perlu perjuangan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!