Tolak Pembahasan RUU Ciptaker, KSPI Ancam Kerahkan 50 Ribu Buruh ke Senayan

Jum'at, 03 April 2020 - 09:36 WIB
Tolak Pembahasan RUU...
Tolak Pembahasan RUU Ciptaker, KSPI Ancam Kerahkan 50 Ribu Buruh ke Senayan
A A A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak rencana DPR membahas RUU Cipta Kerja (Ciptaker). Ketua KSPI Said Iqbal mempertanyakan sikap ngotot politisi Senayan untuk mengesahkan RUU itu dalam situasi pandemi COVID-19.

"Anggota DPR yang mengesahkan pembahasan RUU Cipta Kerja di Baleg tidak punya hati nurani dan tidak memiliki empati kepada jutaan buruh yang sampai saat ini bertaruh nyawa dengan tetap bekerja di pabrik-pabrik, di tengah imbauan social distancing," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (3/4/2020).

KSPI meminta RUU Ciptaker itu di-drop dalam program legislasi nasional (Prolegnas) 2020. Said mengatakan lebih baik anggota DPR dan pemerintah fokus terlebih dahulu menangani pandemi COVID-19. (Baca juga: Ngotot Bahas RUU Cipta Kerja, Pemerintah dan DPR Dinilai Sama-sama Keras Kepala )

"Nanti setelah pandemi Corona teratasi dan strategi pencegahan darurat PHK yang mengancam puluhan bahkan ratusan ribu buruh berhasil dilakukan, baru kita semua bisa berfikir jernih untuk membahas RUU Cipta Kerja,” tuturnya.

Apabila pembahasan terus berlanjut, KSPI siap menggerakkan 50 ribu buruh se-Jabotabek untuk demo di gedung Parlemen pada pertengahan April nanti. Said mengungkapkan buruh siap dengan risiko apapun menyangkut nasib buruh.

"Bahkan buruh tidak gentar dengan risiko tentang Corona maupun adanya larangan mengumpulkan banyak orang. Karena saat ini buruh menghadapi dua ancaman serius terhadap hidupnya dan keluarganya,” pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Baleg DPR Setujui Pembentukan...
Baleg DPR Setujui Pembentukan Panja RUU Cipta Kerja
Serikat Pekerja Diimbau...
Serikat Pekerja Diimbau Lebih Bijaksana Terkait Omnibus Law RUU Cipta Kerja
RUU Omnibus Law Ciptaker...
RUU Omnibus Law Ciptaker Diharap Memberi Angin Segar di Tengah Corona
RUU Cipta Kerja Memuat...
RUU Cipta Kerja Memuat 10 Materi Klaster Ketenagakerjaan
Pengamat Sebut Pembahasan...
Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
Indonesia Butuh Omnibus...
Indonesia Butuh Omnibus Law untuk Perbaiki Kondisi di Tengah Pandemi
Berita Terkini
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Kejagung Ungkap Siasat...
Kejagung Ungkap Siasat Curang Pengadaan Motor Listrik BGN
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Infografis
PBB Tolak Usulan Trump...
PBB Tolak Usulan Trump Relokasi Warga Palestina ke Luar Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved