Pengamat Sebut Pembahasan Omnibus Law Sebaiknya Setelah Wabah Corona
Selasa, 21 April 2020 - 17:44 WIB
loading...
Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, Pandemi Covid-19 tidak hanya menyebabkan masalah di sektor kesehatan. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pengamat Politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai, Pandemi Covid-19 atau virus Corona, tidak hanya menyebabkan masalah di sektor kesehatan. Sehingga, Emrus berpendapat bahwa Pandemi Corona harus ditangani secara holistik.
"Saya berpendapat, setiap persoalan tidak dapat berdiri sendiri. Pasti terkait dengan hal atau persoalan lain. Jadi untuk menyelesaikan Covid-19 harus holistik, tidak sekedar menyembuhkan," ujarnya dihubungi wartawan, Selasa (21/4/2020).
Direktur Emrus Corner ini berpendapat, Pandemi Corona telah menimbulkan masalah di berbagai aspek, seperti politik, keamanan, hingga ekonomi. Khusus aspek ekonomi, Emrus mengaku melihat banyak orang tidak memperoleh pendapatan akibat pandemi Covid-19.
Dia memberikan contoh misalnya, pekerja harian atau informal tidak mendapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Kemudian, masalah semakin rumit ketika pekerja informal tidak mempunyai tabungan yang cukup untuk menutupi tanggungan hariannya.
"Kita saja yang sudah punya sedikit tabungan kemarin sudah mulai berkurang. Apalagi mereka yang pendapatan harian. Oleh karena itu sektor informal atau pekerja harian harus mendapat prioritas utama," tuturnya.
"Saya berpendapat, setiap persoalan tidak dapat berdiri sendiri. Pasti terkait dengan hal atau persoalan lain. Jadi untuk menyelesaikan Covid-19 harus holistik, tidak sekedar menyembuhkan," ujarnya dihubungi wartawan, Selasa (21/4/2020).
Direktur Emrus Corner ini berpendapat, Pandemi Corona telah menimbulkan masalah di berbagai aspek, seperti politik, keamanan, hingga ekonomi. Khusus aspek ekonomi, Emrus mengaku melihat banyak orang tidak memperoleh pendapatan akibat pandemi Covid-19.
Dia memberikan contoh misalnya, pekerja harian atau informal tidak mendapat penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hariannya. Kemudian, masalah semakin rumit ketika pekerja informal tidak mempunyai tabungan yang cukup untuk menutupi tanggungan hariannya.
"Kita saja yang sudah punya sedikit tabungan kemarin sudah mulai berkurang. Apalagi mereka yang pendapatan harian. Oleh karena itu sektor informal atau pekerja harian harus mendapat prioritas utama," tuturnya.
Lihat Juga :