KPK: Sempat Ada Aksi Kejar-kejaran selama 3 Jam saat Tangkap Gubernur Bengkulu Rohidin
Senin, 25 November 2024 - 14:01 WIB
loading...
Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan, sempat ada aksi kejar-kejaran semalam tiga jam saat akan menangkap Gubernur Bengkulu Rohidin. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sempat terjadi aksi kejar-kejaran saat hendak menangkap Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah pada Sabtu, 23 November 2024.
Hal itu diungkap Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu yang menepis anggapan bahwa Rohidin ditangkap saat berkampanye.
Asep menjelaskan, pihaknya sudah menunggu kedatangan Rohidin di suatu tempat setelah kampanye. Namun, diduga informasi adanya tim KPK bocor sehingga Rohidin tidak jadi ke tempat yang sudah bersiap Tim Lembaga Antirasuah.
Baca juga: Rohidin Mersyah Jadi Tersangka KPK, Rosjonsyah Jadi Plt Gubernur Bengkulu
"Kita tungguin di tempat itu, mungkin rekan-rekan kami yang ada di situ yang nunggu sudah terdeteksi, akhirnya keluar melalui jalan pintu yang lain, dan kami baru tahu setelah beberapa kilometer sehingga kita kejar-kejar itu lari ke arah Padang, Bengkulu Utara," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Senin (25/11/2024).
Hal itu diungkap Direktur Penyidikan KPK Asep Guntur Rahayu yang menepis anggapan bahwa Rohidin ditangkap saat berkampanye.
Asep menjelaskan, pihaknya sudah menunggu kedatangan Rohidin di suatu tempat setelah kampanye. Namun, diduga informasi adanya tim KPK bocor sehingga Rohidin tidak jadi ke tempat yang sudah bersiap Tim Lembaga Antirasuah.
Baca juga: Rohidin Mersyah Jadi Tersangka KPK, Rosjonsyah Jadi Plt Gubernur Bengkulu
"Kita tungguin di tempat itu, mungkin rekan-rekan kami yang ada di situ yang nunggu sudah terdeteksi, akhirnya keluar melalui jalan pintu yang lain, dan kami baru tahu setelah beberapa kilometer sehingga kita kejar-kejar itu lari ke arah Padang, Bengkulu Utara," kata Asep di Gedung Merah Putih KPK, Senin (25/11/2024).
Lihat Juga :