Kompleks Istana Diperketat, Masuk Harus lewat Bilik Disinfektan

Senin, 16 Maret 2020 - 14:40 WIB
Kompleks Istana Diperketat,...
Kompleks Istana Diperketat, Masuk Harus lewat Bilik Disinfektan
A A A
JAKARTA - Istana Kepresidenan Jakarta dipasang bilik disinfektan di pintu masuk. Ini dilakukan sebagai upaya sterilisasi siapa pun yang akan memasuki area dalam Istana.

“Ini namanya alat disinfectan chamber (bilik disinfektan) fungsinya untuk mensterilkan full body. Pegawai, tamu, pejabat, semua yang mau ke area istana diwajibkan memasuki alat ini untuk disterilkan full body-nya dari kuman-kuman yang kemungkinan melekat,” tutur Petugas Pengamanan Dalam Istana, Benny Fransir di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (16/3/2020).

Dia mengatakan, ketentuan sterilisasi seluruh tubuh ini cukup dilakukan hanya sekali jika sama sekali tidak meninggalkan area Istana Kepresidenan Jakarta.
Namun jika sempat meninggalkan area Istana diwajibkan untuk kembali mensterilisasikan badan di dalam bilik tersebut.

“Untuk pegawai kalau sudah paginya sudah, lalu dia tidak keluar dari area
setpres cukup sekali saja. Tetapi kalau sudah melalukan sekali, lalu
keluar dari area istana maka ke sini lagi,” ungkapnya.

Ditanya sampai kapan alat ini dipasang, dia belum dapat memastikannya. “Sampai kapannya kita belum tahu,” tuturnya.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, pemasangan alat ini sudah sejak awal direncanakan. Namun memang membutuhkan proses.

“Tujuannya seperti disampaikan Pak Achmad Yurianto (Jubir Pemerintah untuk Penanganan COVID-19) bahwa sekarang virus Corona ini ada orang yang bisa terkena walau dengan gejala minimal. Alat ini minimal bisa mengecek secara fisik seseorang dan mudah-mudahan masuk ke Istana dalam keadaan steril,” ungkapnya. (Baca juga: Hindari Corona, Jokowi dan Menteri Rapat Secara Teleconference )

Dia mengatakan, selain bilik disinfektan juga akan dipasang thermal scaner. Ini akan menambah prosedur pemeriksaan suhu di area istana yang sebelumnya hanya menggunakan thermal gun.

“Jadi nanti akan gunakan thermal scanner. Nanti sebelum masuk disinfectan chamber itu masuk dulu ke thermal scanner, mungkin dua atau tiga hari ini akan terpasang. Baru masuk ke disinfectan chamber,” tuturnya.

Bey mengatakan untuk sementara bilik disinfektan hanya untuk orang yang akan memasuki bagian dalam Istana. Namun nantinya jika dirasa perlu akan ada dipasang di tempat lain.

“Sementara sih masih yang masuk ke dalam istana dan tidak ada terkecuali semuanya harus lewat situ,” katanya.
(dam)
Berita Terkait
Wapres: Kebijakan Pemerintah...
Wapres: Kebijakan Pemerintah Terkait Corona Demi Keselamatan Rakyat
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Fokus Atasi Corona,...
Fokus Atasi Corona, Istana Tegaskan Tak Ada Wacana Reshuffle Kabinet
Ahmad Yurianto Sebut...
Ahmad Yurianto Sebut 193.571 Orang Berstatus ODP dan 17.754 PDP Corona
Pemerintah Dinilai Tak...
Pemerintah Dinilai Tak Berdaya Hadapi Mafia Pasar
Pemerintah Diminta Perlakukan...
Pemerintah Diminta Perlakukan Pandemi Corona seperti Ancaman Perang
Berita Terkini
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Akvindo: Tembakau Alternatif...
Akvindo: Tembakau Alternatif Kurangi Paparan Asap Rokok
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved