Deretan Nama yang Berpeluang Jadi Ketua Umum PPP

Minggu, 15 Desember 2019 - 18:03 WIB
Deretan Nama yang Berpeluang...
Deretan Nama yang Berpeluang Jadi Ketua Umum PPP
A A A
JAKARTA - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan menggelar Muktamar IX pada tahun 2020 usai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Terkait hal tersebut, sejumlah nama bakal calon ketua umum PPP beredar.

"Pak Suharso Monoarfa selaku Pelaksana Tugas ketua umum, Bapak Sekjen Bapak Arsul sani, Bapak Muqowam, Bapak Waketum dan ketua fraksi Pak Amir Uskara, anggota Wantimpres Pak Mardiono," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PPP, Achmad Baidowi di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (15/12/2019). (Baca juga: Mukernas V Perintahkan PPP Gelar Muktamar IX usai Pilkada )

Akan tetapi, kata dia, Mardiono sudah mengundurkan diri dari jabatan wakil ketua umum DPP PPP. Ada ketentuan Undang-undang yang melarang rangkap jabatan bagi dewan pertimbangan presiden (Wantimpres).

"Khusus Pak Mardiono ini karena ada ketentuan perundang undangan yang melarang rangkap jabatan bagi anggota Wantimpres, apakah beliau tetap di Wantimpres atau maju menjadi ketua umum, ya tergantung beliau," ujar pria yang akrab disapa Awiek ini.(Baca juga: Dari Pengusaha Kaya hingga Ulama, Ini Profil Singkat Penasihat Jokowi )

Dia menjelaskan, yang bisa menjadi calon ketua umum PPP berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) adalah mereka yang pernah menjadi pengurus DPP selama satu periode. Selain itu, pernah menjadi pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) selama satu periode.

"Jenjang kaderisasinya jelas. Di luar itu, syarat umum lainnya ya harus beragama Islam. Jujur, berintegrias memiliki kemampuan dan sebagainya," katanya.

Saat ini PPP dipimpin oleh Plt Ketua Umum Suharso Monoarfa. Ketua Umum PPP sebelumnya, M Romahurmuziy atau Rommy ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap pengisian jabatan di Kementerian Agama.

Ketua Umum PPP sebelum Rommy, Suryadharma Ali pun ditangkap KPK atas kasus korupsi penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2010-2013 dan korupsi dana operasional menteri (DOM).
(dam)
Berita Terkait
Fokus Tangani Erupsi...
Fokus Tangani Erupsi Semeru, PPP Yakin Reshuffle Rabu Pon Tak Terjadi
Agus Suparmanto Kawal...
Agus Suparmanto Kawal PPP Berkoalisi dengan Pemerintah
Elite PPP Diingatkan...
Elite PPP Diingatkan Jangan Sibuk Bicara Urusan Calon Ketum, Lebih Baik Gagas Koalisi Parpol Islam
Nama Jokowi Masuk Bursa...
Nama Jokowi Masuk Bursa Calon Ketum PPP, Ini Pertimbangannya
Ikrar Nusa Bhakti Prediksi...
Ikrar Nusa Bhakti Prediksi PPP Tenggelam jika Dipimpin Jokowi
Jokowi Identik sebagai...
Jokowi Identik sebagai Kader Partai Nasionalis, Tak Cocok Pimpin PPP
Berita Terkini
Siap Hadapi Persidangan,...
Siap Hadapi Persidangan, Gus Yaqut: Ungkap Mana yang Benar dan Salah
Kemendukbangga Perkuat...
Kemendukbangga Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Bonus Demografi dan Penurunan Stunting
Akan Atur Royalti Dalam...
Akan Atur Royalti Dalam UU, Baleg DPR: Karya Jurnalistik juga Miliki Hak Cipta
HNSI Nilai Kebijakan...
HNSI Nilai Kebijakan BBM Khusus Nelayan Bukti Keberpihakan Presiden Prabowo
Dakwaan dr Tifa dan...
Dakwaan dr Tifa dan Batas Negara Memidanakan Pendapat di Dialog Televisi
Mahfud MD Ungkap Skenario...
Mahfud MD Ungkap Skenario Eks Jampidsus Ajukan Praperadilan dan Berakhir Menang
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved