Meski Tanpa PAN dan Demokrat, Oposisi Harus Tetap Ada

Selasa, 02 Juli 2019 - 08:58 WIB
Meski Tanpa PAN dan...
Meski Tanpa PAN dan Demokrat, Oposisi Harus Tetap Ada
A A A
JAKARTA - Setelah pasangan Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma'ruf Amin ditetapkan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih, isu bergabungnya partai politik yang menjadi pengusung Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno ke pemerintah kian santer dan menjadi perbincangan publik.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menganggap, idealnya oposisi tetap harus ada dalam iklim demokrasi. "Tulang punggungnya ada sama Gerindra, pasukannya ada PKS dan PAN serta demokrat," kata Pangi saat dihubungi SINDOnews, Selasa (2/7/2019).

Kendati begitu, Pangi mencermati bahwa sejauh ini nampak-nampaknya hanya Gerindra dan PKS yang bakal mengambil sikap akhir sebagai oposisi. Sementara, PAN dan Demokrat jika diberikan kue kekuasaan diprediksi bakal menyeberang ke kubu Jokowi-Ma'ruf.

"Karena enggak banyak yang tertarik untuk oposisi, karena dianggap menderita," tutur pria yang akrab disapa Ipang ini.

Ipang menilai, menjadi oposisi dalam sistem demokrasi sebenarnya memiliki keuntungan secara politik. Menurut dia, jika parpol oposisi pandai dan mahir memainkan peran di luar koalisi pemerintah, bagaimana strategi mengkoreksi, mengimbangi kekuatan politik pemerintah.

Kemudian sambungnya, memperjuangkan suara rakyat yang menolak kenaikan macam macam harga, maka sebenarnya punya korelasi linear terhadap peningkatan elektabilitas partai pada pemilu selanjutnya.

"Namun menurut pembacaan saya, Demokrat dan PAN ini dari dahulu partai yang sikap politiknya poco poco itu tadi, maju mundur, tapi kurang cantik. Dapat menteri lalu menyatakan bergabung ke koalisi pemerintah, di-reshuflle menterinya langsung kembali ke habitat asli yakni oposisi," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
PAN Gabung Koalisi Jokowi,...
PAN Gabung Koalisi Jokowi, Pengamat: Tidak Selalu Harus Masuk Kabinet
PAN Berpeluang Tempatkan...
PAN Berpeluang Tempatkan Kader di Kabinet Jokowi-Maruf Amin
Gerindra Tak Ambil Pusing...
Gerindra Tak Ambil Pusing PAN Masuk Kabinet Indonesia Maju
Pengamat Nilai PAN di...
Pengamat Nilai PAN di Bawah Zulhas Relatif Siap Bermitra dengan Istana
Jika Gabung Koalisi...
Jika Gabung Koalisi Jokowi, PAN Berpeluang Sodorkan Hatta Rajasa dan Soetrisno Bachir
Soal Jatah Menteri,...
Soal Jatah Menteri, PAN Yakin Jokowi Tahu yang Terbaik
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved