Menanti Konsep Pemberantasan Korupsi

Kamis, 17 Januari 2019 - 09:01 WIB
Menanti Konsep Pemberantasan...
Menanti Konsep Pemberantasan Korupsi
A A A
Ridho Oktovan
Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

KORUPSI, kolusi, dan nepotisme (KKN) hingga saat ini masih menjadi persoalan serius di Indonesia. Bahkan, kasus korupsi telah menyebar dari pemerintahan desa hingga pemerintahan pusat. Korupsi telah merambah ke hampir semua struktur kekuasaan di republik ini.

Selama 2018 saja, terdapat 31 kepala daerah seluruh Indonesia tersangkut kasus korupsi. Di tingkat pusat, operasi tangkap tangan (OTT) dan kasus korupsi juga menjerat sejumlah birokrat di sejumlah kementerian. Praktik korupsi juga masih terjadi di DPR. Begitu juga korupsi tak luput di lembaga yudisial.

Pemilu 2019 menjadi alat ukur untuk menentukan arah pemberantasan korupsi selama lima tahun ke depan. Apakah tetap menggunakan pola pemberantasan korupsi seperti empat tahun terakhir di bawah pemerintahan Jokowi, atau model pemberantasan korupsi yang ditawarkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Konsep dan tawaran pemberantasan korupsi semestinya muncul dalam debat perdana pasangan capres-cawapres. Konsep tersebut tentu tidak sekadar kata dan retorika, namun tawaran peta jalan (road map) sembari menawarkan sistem ampuh untuk memutus penyakit korupsi yang akut di republik ini.

Tawaran konsep para kandidat presiden tersebut akan memandu calon pemilih, khususnya kami kelompok milenial untuk menentukan pilihan pada 17 April 2019. Karakteristik generasi milenial yang tak terlalu gemar basa-basi, mendambakan konsep yang konkret, fokus, dan sesuai target sasaran.

Peta jalan pemberantasan korupsi harus memberikan kejutan ke publik, karena korupsi nyatanya telah merusak berbagai sendi kehidupan berbangsa dan bernegara kita. Maka itu, resep pemberantasan korupsi juga harus luar biasa, karena korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime).

Regulasi soal korupsi telah tersedia dengan baik, namun itu saja tidak cukup. Sistem pemerintahan presidensial menjadikan hitam-putih pemberantasan korupsi terdapat andil presiden. Atas dasar itu, visi dan misi presiden cukup menentukan arah dan jalan pemberantasan korupsi lima tahun ke depan.

Gagasan penguatan kelembagaan KPK yang selama ini maju mundur di level parlemen dan pemerintah, semestinya dapat dijadikan salah satu isu penting dalam debat antarkandidat. Penguatan kelembagaan KPK memiliki relevansi di tengah upaya teror yang menimpa komisioner dan pegawai KPK.

Kasus penyiraman air keras yang menimpa penyidik senior KPK Novel Baswedan serta teror bom yang menimpa dua pimpinan KPK memberi sinyal penting soal serangan balik bagi pemberantasan korupsi. Gagasan penguatan KPK ini secara simultan juga dilakukan penguatan kelembagaan Polri dan Kejaksaan dalam hal pemberantasan korupsi.

Gagasan dan konsep out of the box dinanti para pemilih yang merindukan negeri ini terbebas dari praktik korupsi. Terobosan yang tak biasa semestinya dihadirkan oleh para kandidat untuk menghadirkan sistem pemberantasan korupsi yang kukuh. Momentum debat capres harus dimaksimalkan untuk menyampaikan konsep dan terobosan dalam isu pemberantasan korupsi.
(whb)
Berita Terkait
Bakal Dilaporkan ke...
Bakal Dilaporkan ke Polisi, Saiful Mujani: Yang Ideal, Opini Dibalas Opini
Pancasila Sakti
Pancasila Sakti
Opini Guru Besar Anti-TWK
Opini Guru Besar Anti-TWK
Menghapus Asimetris...
Menghapus Asimetris Relasi di Hari Buruh
Pertempuran Sungai Nil,...
Pertempuran Sungai Nil, Perebutan Energi Sumber Daya Alam
Akhir Ramadan, Sportifitas...
Akhir Ramadan, Sportifitas dan Optimisme
Berita Terkini
Prabowo Setujui Nanik...
Prabowo Setujui Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN
Wamentan Sudaryono Dikabarkan...
Wamentan Sudaryono Dikabarkan Gantikan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN
Breaking News! Kepala...
Breaking News! Kepala BGN Nanik S Deyang Mengundurkan Diri
Refly Harun Soroti Putusan...
Refly Harun Soroti Putusan Hakim Praperadilan Roy Suryo: Hak Menggugat Tak Bisa Dibatasi
Presiden Prabowo Pimpin...
Presiden Prabowo Pimpin Upacara Pelantikan Perwira TNI-Polri di Istana Pagi Ini
Panglima TNI Instruksikan...
Panglima TNI Instruksikan Seluruh Prajurit Bantu Penanganan Sampah Nasional
Infografis
Sedang Menanti Jet Tempur...
Sedang Menanti Jet Tempur Rafale, Indonesia Digoda F-15EX
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved