Opini Guru Besar Anti-TWK

Selasa, 25 Mei 2021 - 10:23 WIB
loading...
Opini Guru Besar Anti-TWK
Prof Romli Atmasasmita. Foto/Dok SINDOnews
A A A
Prof Romli Atmasasmita
Pakar Hukum Pidana

Opini koalisi guru besar yang ditujukan kepada Presiden yang menyatakan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tidak memiliki dasar hukum sungguh keliru dan menyesatkan, karena TWK dimandatkan UU No 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), terkait Asas dan Nilai Dasar ASN antara lain meliputi kesetiaan pada Pancasila, UUD45, NKRI dan pemerintah, kode etik, taat pada UU; diperkuat PP No 70 Tahun 2021, Alih Status Pegawai KPK, yang antara lain memberikan delegasi kepada pimpinan KPK untuk menambah syarat lain selain syarat yang telah ditentukan bersifat limitatif.

Keprihatinan menyikapi opini guru besar yang tidak melihat sisi positif TWK, adakah yang salah jika setiap calon ASN termasuk yang sudah ASN diwajibkan Tes Wawasan Kebangsaan untuk mencegah kontaminasi ideologi khilafah dan radikalisme termasuk paham komunisme? Apakah para guru besar itu akan membiarkan KPK lembaga negara independen dengan wewenang super dikuasai ASN anti-Pancasila, UUD 1945 dan NKRI.

Baca juga: KPK Harap Ada Keputusan Terbaik untuk 75 Pegawainya Hari Ini

Diakui bahwa di antara 75 pegawai KPK ada non- muslim, akan tetapi pernyataan tersebut tidak memahami dan mensumirkan karakter dan loyalitas terkait ideologi/aliran anti-Pancasila, UUD 1945 dan NKRI yang mampu melumpuhkan mayoritas hanya dengan kekuatan satu orang sekalipun.

Ketika keputusan pejabat publik diduga merugikan konsistensi sebagai negara hukum, sepatutnya koalisi guru besar sejalan dengan prinsip profesionalitas dan integritas intelektual menghormati ketentuan dan mekanisme peradilanTata Usaha Negara yang telah lebih dari dua minggu tidak kunjung dilakukan kecuali pembentukan opini publik yang secara sistematis dan opresif menekan presiden untuk melanggar dan membatalkan mandat dari UU ASN dan peraturan di bawahnya; mendorong ke jurang impeachment.

Di sisi lain, presiden dan aparatur di bawahnya harus solid dan satu komando dalam menyikapi tekanan opini segelintir orang dengan memegang teguh Pancasila, UUD45, dan NKRI karena dengan cara itulah lembaga KPK yang independen, kredibel dan setia pada negara hukum, Pancasila, UUD 1945, dan NKRI serta mampu menghormati HAM dapat diwujudkan.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Penyidik KPK Geledah...
Penyidik KPK Geledah Kediaman Silmy Karim Terkait Pengembangan Perkara
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Menyerahkan Diri ke KPK
Rekomendasi
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved