Dunia Harus Didorong Tolak Aneksasi Tepi Barat
Minggu, 12 Juli 2020 - 17:00 WIB
loading...
Dunia Harus Didorong Tolak Aneksasi Tepi Barat
A
A
A
JAKARTA - Arus penolakan atas rencana aneksasi Tepi Barat, Palestina oleh Israel terus mengalir di Tanah Air. Sejumlah kalangan masih terus menyuarakan penolakan ini. Bahkan, mereka mendorong dunia pun ikut bersikap dan mendukung penolakan ini.
Adara Relief International bersama dengan AIPI (Asosiasi Ilmu Politik Indonesia), FISIP UMJ, dan ISOIC (Indonesian Society for Organization of Islamic Coperation) salah satunya yang terus menyuarakan penolakan aneksasi ini.
Melalui seminar daring “Tolak Perampasan Tepi Barat oleh Zionis”, mereka mendorong dunia ikut serta menyatakan penolakannya. Acara yang dimoderatori oleh Mohammad Noer selaku ketua AIPI Jakarta diisi oleh enam pembicara yang memiliki kepedulian terhadap Palestina. (Baca juga: Kemlu: Aneksasi Palestina oleh Israel Langgar Hukum Internasional)
Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani mengungkapkan soal fakta-fakta kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel di Tepi Barat. Kondisi ini, kata dia, telah berlangsung lama dan banyak memakan korban termasuk anak-anak dan perempuan yang dilindungi oleh hukum international.
“Penangkapan warga Palestina tanpa alasan, pengusiran mereka dari rumah mereka, penghancuran rumah, pemukiman ilegal, penembakan, perusakan fasilitas sosial, dan kejahatan lain yang tak terhitung namun terekam dalam sejarah,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (12/7/2020).
Adara Relief International bersama dengan AIPI (Asosiasi Ilmu Politik Indonesia), FISIP UMJ, dan ISOIC (Indonesian Society for Organization of Islamic Coperation) salah satunya yang terus menyuarakan penolakan aneksasi ini.
Melalui seminar daring “Tolak Perampasan Tepi Barat oleh Zionis”, mereka mendorong dunia ikut serta menyatakan penolakannya. Acara yang dimoderatori oleh Mohammad Noer selaku ketua AIPI Jakarta diisi oleh enam pembicara yang memiliki kepedulian terhadap Palestina. (Baca juga: Kemlu: Aneksasi Palestina oleh Israel Langgar Hukum Internasional)
Ketua Adara Relief International Nurjanah Hulwani mengungkapkan soal fakta-fakta kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel di Tepi Barat. Kondisi ini, kata dia, telah berlangsung lama dan banyak memakan korban termasuk anak-anak dan perempuan yang dilindungi oleh hukum international.
“Penangkapan warga Palestina tanpa alasan, pengusiran mereka dari rumah mereka, penghancuran rumah, pemukiman ilegal, penembakan, perusakan fasilitas sosial, dan kejahatan lain yang tak terhitung namun terekam dalam sejarah,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (12/7/2020).
Lihat Juga :