Refleksi KUPI 2: Mewujudkan Peradaban yang Berkeadilan

Selasa, 06 Desember 2022 - 17:57 WIB
loading...
Refleksi KUPI 2: Mewujudkan...
An an Aminah, Pengurus Fatayat NU Jawa Barat. Foto/Dok. Pribadi
A A A
An an Aminah, M.Pd
Wakil Fatayat NU Ciamis
Pengurus Fatayat NU Jawa Barat

KONGRES Ulama Perempuan Indonesia (KUPI) ke-2 dalam kurun waktu setiap 5 tahun sekali ini kembali diselenggarakan di Semarang dalam agenda International Conference dan di Jepara pada kegiatan inti. Kegiatan ini terbuka bagi yang sudah mendaftarkan diri dan dinyatakan lolos oleh panitia KUPI 2.

Peserta yang dinyatakan lolos ini berasal dari seluruh daerah di Tanah Air hingga mancanegara. Jumlah peserta yang lolos pada KUPI 2 ini lebih dari 1.600 orang. Inilah salah satu motivasi saya mengikuti KUPI 2 karena bisa berbagi dan mendengar paradigma setiap orang dari berbagai kalangan, berbagai ormas islam, berbagai budaya, adat, hingga berbagai suku bangsa.

Kamis, 24 November 2022 kereta jurusan Cirebon-Semarang berangkat pukul 10.00 WIB dengan lama perjalanan 2 jam 30 menit. Stasiun Cirebon adalah stasiun terdekat dari Ciamis sampai ke Semarang.

Setelah tiba di Semarang, peserta KUPI 2 perlu menggunakan transportasi darat kurang lebih 3,5 jam untuk sampai ke Jepara. Untungnya, travel cukup banyak menuju Jepara sehingga pukul 17.00 WIB saya sudah tiba.

Awalnya, saya sempat bertanya-tanya mengapa lokasi KUPI 2 ini diselenggarakan di Jepara, yang aksesnya tidak cukup mudah untuk kebanyakan orang dari daerah lain. Bayangkan saja, jika naik bus, perjalanan Ciamis-Jepara ditempuh kurang lebih 12 jam.

Namun pertanyaan itu terjawab dalam pembukaan KUPI 2 pada Kamis malam, 24 November 2022. Ketua Majelis Musyawarah KUPI Hj Badriyah Fayumi menjelaskan, beberapa alasan mengapa KUPI 2 digelar di Jepara.

Pertama, karena pimpinan Ponpes Hasyim Asy’ari adalah sosok yang sangat peduli terhadap isu-isu kesetaraan dan berhasil mengembangkan pesantren yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Kedua, ada 3 tokoh perempuan berpengaruh di Jepara yakni Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan RA Kartini.

Ratu Shima dan Ratu Kalinyamat merupakan perempuan yang membawa kemajuan bagi Jepara. Ratu Kalinyamat dikisahkan beberapa orang sebagai ratu kemaritiman. Sementara RA Kartini, seperti kita tahu bersama, adalah tokoh kesetaraan perempuan yang memperjuangkan hak-hak perempuan, khususnya dalam mendapatkan pendidikan.

Mendengar alasan fundamental yang sangat filosofis ini, rasanya perjalanan melelahkan dari Ciamis-Cirebon-Semarang hingga sampai di Jepara ini tidak sia-sia. Ada kepuasan batin meneladani ke-3 tokoh perempuan itu. Jika tidak berangkat ke Jepara, sepertinya saya tidak akan tahu sejarah ini.

Momen pada pembukaan tidak hanya sambutan dari Hj Badriyah Fayumi saja. Peserta juga disuguhkan dengan dengan pentas seni dari seluruh anak bangsa dari Sabang hingga Merauke. Pertunjukkan paling menarik dan berkesan adalah saat anak-anak menyanyikan sholawat Sholli Wa Sallim Daiman dengan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Bukan hanya lantunan suaranya yang merdu, kekhidmatan ditambah kolaborasi seni dan budaya menyuguhkan suasana yang dalam. Setelah rangkaian pembukaan selesai, kita juga disuguhkan talk show dari 3 menteri serta kiai yang sangat peduli keseteraan yakni Abuya KH Husein Muhammad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Birokrasi dan Paradoks...
Birokrasi dan Paradoks Belanja Negara
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Ramadan 2026, BRI Life...
Ramadan 2026, BRI Life Bagikan Takjil Berbuka Puasa untuk Masyarakat
Perkuat Dakwah dan Kebersamaan,...
Perkuat Dakwah dan Kebersamaan, MNC Peduli Dukung Program Ramadan Masjid Raudhatul Jannah
322 Personel Amankan...
322 Personel Amankan Maulid Nabi di Makam Mbah Priok, Kapolres: Agar Berjalan Lancar
Rekomendasi
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Berita Terkini
Tepis Media Nasional...
Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved