Polemik Ijazah Jokowi Berujung Laporan Polisi, Rismon Hasiholan: Kajian Ilmiah Harus Dilawan dengan Kajian Ilmiah
Selasa, 29 April 2025 - 23:45 WIB
loading...
Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar dalam acara Rakyat Bersuara: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi di iNewsTV, Selasa (29/4/2025). FOTO/TANGKAPAN LAYAR INEWSTV
A
A
A
JAKARTA - Polemik ijazah Jokowi terus bergulir dan berujung laporan polisi ke Polres Metro Jakarta Pusat. Roy Suryo Cs dilaporkan atas dugaan penghasutan.
Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar alias RHS yang turut dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat itu sebuah kajian ilmiah harus dilawan dengan kajian ilmiah. Menurutnya menganalisis dokumen, foto, video, dan audio memang sesuai ilmu yang dimilikinya.
"Ada ilmunya pertama, fake document analys, fake audio analys, fake image analys, fake video analys itu dalam ruang akademik kalau hasilnya tidak disukai orang jangan merasa gak suka ini kajian ilmiah harus dilawan dengan kajian ilmiah," kata Rismon dalam acara 'Rakyat Bersuara: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi' di iNewsTV, Selasa (29/4/2025).
Sebelumnya, tim hukum pelapor tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan awal pada Senin (28/4/2025). Perwakilan tim hukum, Rusdiansyah menyebutkan pihaknya membawa sejumlah saksi dan rekaman dugaan ajakan hasutan perihal ijazah palsu tersebut.
"Kedatangan kami hari ini memenuhi panggilan penyidik Polres Jakarta Pusat atas laporan kami kemarin. Nah hari ini terlapor klien kami akan diperiksa diminta ikat renang oleh penyidik. Agar terlapor juga bisa segera diperiksa. Nah itu mungkin kedatangan kami hari ini. Nah barang bukti yang kami bawa hari ini rekaman penyampaian ajakan hasutan kepada warga negara lain untuk melakukan tindakan," kata Rusdiansyah di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (28/4).
"Beserta hari ini juga kami bawa saksi untuk bisa dimintai keterangan agar kasus ini cepat diproses oleh pihak Polres Jakarta Pusat," tambahnya.
Ahli Digital Forensik, Rismon Hasiholan Sianipar alias RHS yang turut dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat itu sebuah kajian ilmiah harus dilawan dengan kajian ilmiah. Menurutnya menganalisis dokumen, foto, video, dan audio memang sesuai ilmu yang dimilikinya.
"Ada ilmunya pertama, fake document analys, fake audio analys, fake image analys, fake video analys itu dalam ruang akademik kalau hasilnya tidak disukai orang jangan merasa gak suka ini kajian ilmiah harus dilawan dengan kajian ilmiah," kata Rismon dalam acara 'Rakyat Bersuara: Tiga Terlapor Ijazah Jokowi Bersaksi' di iNewsTV, Selasa (29/4/2025).
Sebelumnya, tim hukum pelapor tudingan ijazah palsu Presiden RI ke-7, Joko Widodo (Jokowi) mendatangi Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan awal pada Senin (28/4/2025). Perwakilan tim hukum, Rusdiansyah menyebutkan pihaknya membawa sejumlah saksi dan rekaman dugaan ajakan hasutan perihal ijazah palsu tersebut.
"Kedatangan kami hari ini memenuhi panggilan penyidik Polres Jakarta Pusat atas laporan kami kemarin. Nah hari ini terlapor klien kami akan diperiksa diminta ikat renang oleh penyidik. Agar terlapor juga bisa segera diperiksa. Nah itu mungkin kedatangan kami hari ini. Nah barang bukti yang kami bawa hari ini rekaman penyampaian ajakan hasutan kepada warga negara lain untuk melakukan tindakan," kata Rusdiansyah di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (28/4).
"Beserta hari ini juga kami bawa saksi untuk bisa dimintai keterangan agar kasus ini cepat diproses oleh pihak Polres Jakarta Pusat," tambahnya.
Lihat Juga :