PABOI Tangani Operasi Bedah Tulang Korban Gempa Cianjur

Kamis, 24 November 2022 - 13:30 WIB
loading...
PABOI Tangani Operasi Bedah Tulang Korban Gempa Cianjur
Tim Penanggulangan Bencana dari PABOI membantu tangani kasus-kasus trauma bedah tulang atau cedera ekstremitas yang diderita korban gempa Cianjur. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Tim Penanggulangan Bencana dari Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI) telah terjun ke lokasi terdampak gempa Cianjur . Tim ini membantu penanganan kasus-kasus trauma bedah tulang atau cedera ekstremitas yang diderita korban gempa.

Dalam menjalankan tugasnya, tim gabungan dari PABOI pusat, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua ini membantu melakukan triage atau pemilahan secara cepat terhadap pasien-pasien yang mengalami cedera ekstremitas. Pemilahan pasien ini sangat penting dalam manajemen penanganan bencana agar pasien segera mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat sesuai dengan urgensi kasusnya.

Kasus-kasus cedera ekstrimitas dengan kriteria mayor dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung sebagai RS rujukan utama kasus bedah ortopedi penanganan korban gempa Cianjur. Kasus-kasus ortopedi lainnya yang jumlahnya cukup banyak dilakukan penanganan di rumah sakit-rumah sakit di sekitar wilayah Cianjur dan juga di RS Bhayangkara Cianjur yang kondisinya masih baik pascagempa.



Ketua PABOI Jawa Barat Dicky Mulyadi mengatakan, kamar operasi RS Bhayangkara Cianjur masih aman dan layak untuk melakukan tindakan operasi meski hanya untuk kasus-kasus yang sifatnya ringan. Sedangkan untuk kamar operasi di RSUD Sayang Cianjur dinyatakan tidak aman untuk tindakan pembedahan setelah dievaluasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Menurutnya, pada Rabu (23/11/2022) kemarin, 94 pasien yang memerlukan tindakan pembedahan sudah tertangani dengan baik. "Alhamdulillah sejauh ini pasien-pasien ortopedi korban gempa Cianjur sudah tertangani dengan baik tanpa ada kendala. Sementara ini kegiatan penanganan mulai triage sampai tindakan pembedahan berjalan lancar dan relatif tidak terjadi penumpukan pasien," kata Dicky Mulyadi dalam keterangan tertulis, Kamis (24/11/2022).

Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PABOI Yogi Prabowo mengatakan, hingga hari ini masih banyak daerah yang belum terbuka aksesnya karena tertutup akibat longsor. Karena itu, PABOI kembali mengirimkan tim kedua dari Jakarta dengan membawa logistik tambahan untuk mendukung tim gabungan PABOI yang sudah bekerja di Cianjur.

Ketua PP PABOI Prof Ismail HD menambahkan, dokter-dokter ortopedi dan traumatologi di wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur telah disiagakan untuk berangkat ke lokasi bencana gempa Cianjur jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
(abd)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2399 seconds (11.210#12.26)