Waspadai Varian Siluman Covid-19
Jum'at, 11 November 2022 - 08:43 WIB
loading...
Masyarakat harus terus mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik di dalam maupun di luar ruangan, untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 akibat varian baru. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A
A
A
LONJAKAN penularan Covid-19 kembali terjadi menjelang akhir tahun. Tingginya kasus penularan diakibatkan virus Omicron sub varian XBB dan XBC. Sub varian tersebut disebut-sebut merupakan mutasi dari varian Delta dan Omicron. Keduanya disebut menular secara cepat, meskipun tidak menimbulkan gejala yang separah varian Delta.
Masyarakat tetap harus waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat di tempat umum. Sebab, varian baru virus Covid-19 disebut tidak terdeteksi oleh tes antigen, bahkan terbukti menyerang masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin booster.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
Sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara melaporkan temuan Omicron varian XBB termasuk Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal, terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang melakukan perjalanan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat pada awal Oktober silam.
Peningkatan kasus gelombang XBB di singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2 yang merupakan varian sebelumnya.
Masyarakat tetap harus waspada dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat di tempat umum. Sebab, varian baru virus Covid-19 disebut tidak terdeteksi oleh tes antigen, bahkan terbukti menyerang masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin booster.
Baca berita menarik lainnya di e-paper koran-sindo.com
Sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara melaporkan temuan Omicron varian XBB termasuk Indonesia. Kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal, terdeteksi pada seorang perempuan, berusia 29 tahun yang melakukan perjalanan ke Lombok, Nusa Tenggara Barat pada awal Oktober silam.
Peningkatan kasus gelombang XBB di singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2 yang merupakan varian sebelumnya.
Lihat Juga :