Pemerintah Pastikan Tak Ada Hubungan Vaksin Covid-19 dan Gangguan Ginjal Akut
Kamis, 27 Oktober 2022 - 13:16 WIB
loading...
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro menyatakan, tidak ada bukti ilmiah yang mengaitkan vaksin Covid-19 dengan gangguan ginjal akut. FOTO/TANGKAPAN LAYAR
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah memastikan vaksinasi Covid-19 tidak ada hubungannya dengan kasus gangguan ginjal akut yang belakangan merebak. Hingga saat ini tidak ada bukti ilmiah keterkaitan keduanya.
"Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan kejadian tersebut berkaitan dengan vaksin maupun penyakit Covid-19," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro dalam keterangan persnya, Kamis (27/10/2022).
Reisa menjelaskan, vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini baru diberikan untuk anak usia 6 tahun ke atas. Meski begitu, kata Reisa, pemerintah sampai saat ini terus melakukan berbagai penyelidikan dan investigasi terkait penyakit gangguan ginjal akut.
"Ternyata diakibatkan oleh cemaran bahan toksik yakni etilen glikol dan deetilen glikol. Kedua bahan ini tidak pada vaksin. Maka jangan takut dan khawatir untuk melengkapi vaksinasi bagi anak usia 6 tahun ke atas," kata Reisa.
"Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan kejadian tersebut berkaitan dengan vaksin maupun penyakit Covid-19," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dr Reisa Broto Asmoro dalam keterangan persnya, Kamis (27/10/2022).
Reisa menjelaskan, vaksin Covid-19 di Indonesia saat ini baru diberikan untuk anak usia 6 tahun ke atas. Meski begitu, kata Reisa, pemerintah sampai saat ini terus melakukan berbagai penyelidikan dan investigasi terkait penyakit gangguan ginjal akut.
"Ternyata diakibatkan oleh cemaran bahan toksik yakni etilen glikol dan deetilen glikol. Kedua bahan ini tidak pada vaksin. Maka jangan takut dan khawatir untuk melengkapi vaksinasi bagi anak usia 6 tahun ke atas," kata Reisa.
Lihat Juga :