Bareskrim Ungkap Ada Faskes yang Tutup Mulut soal Kasus Gagal Ginjal
Rabu, 08 Februari 2023 - 16:12 WIB
loading...
Bareskrim Polri mengungkapkan ada sejumlah pihak yang tertutup saat dimintai keterangan soal kasus gagal ginjal akut, di antaranya puskesmas. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkapkan masih ada pihak yang tertutup saat dimintai keterangan terkait penanganan kasus gangguan ginjal akut pada anak-anak. Hal ini yang membuat pengembangan kasus menjadi sedikit terhambat.
"Nanti kita akan informasikan karena ini dari beberapa pihak ini masih agak sedikit tertutup sehingga kami harus melakukan investigasi agak mendalam," kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, Rabu (8/2/2023).
Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Anak, Polri Tetapkan 9 Tersangka
Kendati demikian, Pipit masih enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pihak mana yang kurang kooperatif selama proses penggalian keterangan. Sedangkan pihak keluarga korban, dijelaskan Pipit, cukup kooperatif saat dimintai keterangan oleh pihaknya.
"Bukan (keluarga), keluarga kooperatif. Ya seperti dari pihak Puskesmas dan lainnya. Nanti kita akan lakukan pemanggilan secara resmi," ujar Pipit.
Pipit menjelaskan berdasarkan informasi dari keluarga korban meninggal, diketahui sempat diberikan imunisasi. Karena itu polisi perlu menggali informasi mulai dari rekam medis hingga obat yang dikonsumsi oleh korban.
"Ini hasil keterangan dari keluarganya, yang meninggal ini dulunya dia itu ada imunisasi, kita sedang telusuri imunisasi apa, kemudian yang dikonsumsi (obat) seperti apa," ucap Pipit.
"Nanti kita akan informasikan karena ini dari beberapa pihak ini masih agak sedikit tertutup sehingga kami harus melakukan investigasi agak mendalam," kata Dir Tipiter Bareskrim Polri Brigjen Pipit Rismanto saat dikonfirmasi, Rabu (8/2/2023).
Baca juga: Kasus Gagal Ginjal Anak, Polri Tetapkan 9 Tersangka
Kendati demikian, Pipit masih enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pihak mana yang kurang kooperatif selama proses penggalian keterangan. Sedangkan pihak keluarga korban, dijelaskan Pipit, cukup kooperatif saat dimintai keterangan oleh pihaknya.
"Bukan (keluarga), keluarga kooperatif. Ya seperti dari pihak Puskesmas dan lainnya. Nanti kita akan lakukan pemanggilan secara resmi," ujar Pipit.
Pipit menjelaskan berdasarkan informasi dari keluarga korban meninggal, diketahui sempat diberikan imunisasi. Karena itu polisi perlu menggali informasi mulai dari rekam medis hingga obat yang dikonsumsi oleh korban.
"Ini hasil keterangan dari keluarganya, yang meninggal ini dulunya dia itu ada imunisasi, kita sedang telusuri imunisasi apa, kemudian yang dikonsumsi (obat) seperti apa," ucap Pipit.
Lihat Juga :