BWI Luncurkan Program Wakaf untuk Bantu Tanggulangi Covid-19
Senin, 06 Juli 2020 - 15:49 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Badan Pelaksana BWI Mohammad Nuh mengatakan, peluncuran Kalisa merupakan implementasi dari Surat Edaran Kementerian Agama Nomor 8 Tahun 2020 yang berisi arahan mengoptimalkan Wakaf untuk membantu memfasilitasi pengadaan sarana, peralatan dan obat-obatan serta menjadi jaminan perlindungan hidup bagi masyarakat ekonomi lemah yang terdampak kondisi darurat penanganan Covid-19. Serta upaya untuk membantu Pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Kalisa untuk membantu memfasilitasi pengadaan sarana, peralatan dan obat-obatan serta menjadi jaminan perlindungan hidup bagi masyarakat ekonomi lemah yang terdampak langsung ataupun tidak,” kata Mohammad Nuh.
Mohammad Nuh menambahkan, dana hasil pengelolaan Wakaf Peduli Indonesia (Kalisa) nantinya bisa digunakan untuk membantu penyediaan ventilator bagi pasien Covid-19, meringankan beban para orangtua mahasiswa yang kesulitan dalam pembiayaan kuliah anaknya di Universitas atau Perguruan Tinggi akibat terkena dampak ekonomi dari Covid 19.
“Skema wakaf sangat terbuka peluang bagi perguruan tinggi untuk meringakan beban orang tua mahasiswa yang terkena dampak ekonomi dari Covid-19 dengan program Kalisa kesempatan bagus untuk memulai perbuatan yang baik,” terang Mohammad Nuh.
Mohammad Nuh berharap Wakaf Peduli Indonesia ini sukses dan serta bisa berperan banyak dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
“Kalisa untuk membantu memfasilitasi pengadaan sarana, peralatan dan obat-obatan serta menjadi jaminan perlindungan hidup bagi masyarakat ekonomi lemah yang terdampak langsung ataupun tidak,” kata Mohammad Nuh.
Mohammad Nuh menambahkan, dana hasil pengelolaan Wakaf Peduli Indonesia (Kalisa) nantinya bisa digunakan untuk membantu penyediaan ventilator bagi pasien Covid-19, meringankan beban para orangtua mahasiswa yang kesulitan dalam pembiayaan kuliah anaknya di Universitas atau Perguruan Tinggi akibat terkena dampak ekonomi dari Covid 19.
“Skema wakaf sangat terbuka peluang bagi perguruan tinggi untuk meringakan beban orang tua mahasiswa yang terkena dampak ekonomi dari Covid-19 dengan program Kalisa kesempatan bagus untuk memulai perbuatan yang baik,” terang Mohammad Nuh.
Mohammad Nuh berharap Wakaf Peduli Indonesia ini sukses dan serta bisa berperan banyak dalam membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.
(dam)
Lihat Juga :