Pandemi Covid-19 Momentum BPJS Kesehatan Kedepankan Preventif

Senin, 06 Juli 2020 - 08:13 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 Momentum...
Dalam situasi pandemi, BPJS Kesehatan dituntut lebih mengedepankan tindakan preventif dan promotif. Foto/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 tidak melulu harus dipandang negatif. Sebaliknya, situasi ini harus dimanfaatkan sebagai memontum perbaikan tata kelola jaminan kesehatan nasional (JKN). Koordinator BPJS Watch Timboel Siregar mengatakan sudah saatnya pemerintah fokus pada preventif dan promotif (prev-prom).

“Dari sisi pelaksanaan JKN, ini akan menjadi titik mula perbaikan ekosistem JKN. Selama ini carut-marut JKN hanya dilihat dari sisi kuratif (penyembuhan) tanpa pernah melihat hulunya, prev-prom,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (6/7/2020).

Hal ini tentu sejalan dengan kampanye pemerintah dalam membangkitkan perekonomian yang tetap mengedepankan protokol kesehatan. Dalam masa transisi menuju kenormalan baru ini, yang paling utama harus dilakukan masyarakat adalah hidup sehat dengan mengedepankan preventif dan promotif.

(Baca: Menko PMK: Tingkat Kepesertaan JKN Baru Capai 83%)

Sayangnya, selama ini persepsi dan kesadaran pemerintah dan BPJS Kesehatan masih rendah terhadap pentingnya preventif dan promotif. Timboel menyebut hal itu bisa diukur dari rendahnya alokasi anggaran untuk preventif dan promotif.

Berdasarkan data, biaya JKN tahun lalu itu totalnya Rp108 triliun. Namun, anggaran preventif dan promotif sekitar Rp499 miliar atau 0,5 persen. Tahun 2020 ini, anggaran JKN mencapai Rp111,24 triliun, tapi dana untuk preventif dan promotifnya hanya Rp584 miliar.

“Program JKN selama ini hanya dipandang sebagai kuratif semata. Saatnya puskesmas dikembalikan untuk melakukan tugas preventif dan promotif,” tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Pastikan...
BPJS Kesehatan Pastikan Layanan Peserta Tanpa Diskriminasi
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
JKN di Ujung Tanduk:...
JKN di Ujung Tanduk: Risiko Gagal Bayar yang Tidak Boleh Dibiarkan
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
Sekolah Lansia Klinik...
Sekolah Lansia Klinik Korpagama Perkuat Prolanis untuk Kualitas Hidup Lansia
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Jemaah asal Tuban Bagikan...
Jemaah asal Tuban Bagikan Pentingnya JKN untuk Perjalanan Ibadah Haji yang Tenang
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Rekomendasi
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Berita Terkini
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Kembali Bertambah, 5...
Kembali Bertambah, 5 Orang Meninggal Dunia saat Latsarmil Calon Manajer KDKMP/KNMP
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved