Tragedi Kanjuruhan, Lemkapi Nilai Penggunaan Gas Air Mata karena Situasi
Minggu, 02 Oktober 2022 - 20:54 WIB
loading...
Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan meminta semua pihak bijak melihat peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang berujung seratusan korban jiwa. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan meminta semua pihak bijak melihat peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , Malang, yang berujung seratusan korban jiwa. Edi melihat polisi bertindak sesuai situasi.
"Kita percaya, kehadiran polri di sana untuk memberikan pengamanan kepada masyarakat, dan bukan mengorbankan masyarakat," kata anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini, Sabtu (2/10/2022).
Menurutnya, penggunaan gas air mata oleh kepolisian semata-mata sangat situasional untuk mencegah bentrokan massa yang lebih besar. Sebab ada suporter yang tidak menerima tim kesayangannya kalah.
Edi menilai sejak awal pengamanan dilakukan kepolisian sangat baik dan pertandingan juga berjalan baik. Namun ketika menit-menit akhir, ada yang kalah, muncul suporter tidak menerima dan turun ke lapangan. Mereka ada yang berusaha melampiaskan kemarahannya kepada pemain.
"Kita percaya, kehadiran polri di sana untuk memberikan pengamanan kepada masyarakat, dan bukan mengorbankan masyarakat," kata anggota Kompolnas periode 2012-2016 ini, Sabtu (2/10/2022).
Menurutnya, penggunaan gas air mata oleh kepolisian semata-mata sangat situasional untuk mencegah bentrokan massa yang lebih besar. Sebab ada suporter yang tidak menerima tim kesayangannya kalah.
Edi menilai sejak awal pengamanan dilakukan kepolisian sangat baik dan pertandingan juga berjalan baik. Namun ketika menit-menit akhir, ada yang kalah, muncul suporter tidak menerima dan turun ke lapangan. Mereka ada yang berusaha melampiaskan kemarahannya kepada pemain.
Lihat Juga :