KY Pastikan Hakim Ad Hoc HAM Tak Hanya Tangani Kasus Paniai

Selasa, 20 September 2022 - 14:28 WIB
loading...
KY Pastikan Hakim Ad...
Komisi Yudisial (KY) menyebut sebanyak 270 orang sudah mendaftar Calon Hakim Agung (CHA) untuk Mahkamah Agung. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sebanyak 270 orang sudah mendaftar Calon Hakim Agung (CHA) untuk Mahkamah Agung di Komisi Yudisial (KY). Namun, untuk calon hakim Ad Hoc HAM Asasi Manusia (HAM) baru tiga orang.

Juru Bicara KY Miko Ginting mengatakan penyebab sedikitnya orang yang mendaftar calon hakim ad hoc HAM disebabkan terbatasnya perkara HAM yang akan ditangani. Dia menduga, pendaftar potensial urung mendaftar karena menilai hakim ad hoc HAM hanya akan menangani kasus pelanggaran HAM di Paniai saja.

"Padahal kalau kita lihat di surat MA kepada KY, itu tidak membatasi seleksi calon hakim ad hoc HAM hanya pada perkara Paniai. Artinya, hakim yang nanti akan terpilih mengadili semua perkara yang masuk dalam yurisiksi pengadilan HAM sesuai dengan UU 26 Tahun 2022," ujarnya, Selasa, (20/9/2022).

Baca juga: Sepi Peminat, KY Perpanjang Penerimaan Calon Hakim Ad Hoc HAM

Diketahui, pendaftaran penerimaan calon hakim ad hoc HAM ini baru pertama kali dilakukan oleh KY. Berawal dari penanganan kasus di Paniai yang belum selesai sampai sekarang. Penerimaan hakim ad hoc HAM ini adalah ketentuan undang-undang HAM dan undang-undang peradilan HAM.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Razman Nasution Tunggu...
Razman Nasution Tunggu Dieksekusi setelah Kasasi Ditolak MA: Saya Tidak akan Sembunyi
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Kasasi Ditolak MA, Razman...
Kasasi Ditolak MA, Razman Nasution Terancam 1,5 Tahun Penjara
Pengamat Militer: Pembangunan,...
Pengamat Militer: Pembangunan, Keamanan, dan Keadilan Sosial Kunci Atasi Konflik Papua
Lumpuhkan 10 OPM dan...
Lumpuhkan 10 OPM dan Rebut 56 Markas, Satgas Marinir Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari KSAL
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Kondisi Pengungsi Moskona...
Kondisi Pengungsi Moskona Teluk Bintuni Memprihatinkan Pascaserangan Separatis Papua
Rekomendasi
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Papan Tulis Sakti Jepang...
Papan Tulis Sakti Jepang Bikin Belanda Mandek
Doa Akhir dan Awal Tahun...
Doa Akhir dan Awal Tahun Baru Islam, Baca sebelum Maghrib Nanti!
Berita Terkini
Gugatan CLS terkait...
Gugatan CLS terkait Ijazah Wapres Gibran Lanjut ke Pemeriksaan Pokok Perkara
Boni Hargens Lihat Polri...
Boni Hargens Lihat Polri Makin Humanis: Kunci Stabilitas Sosial Politik
BPIP Ajukan Tambahan...
BPIP Ajukan Tambahan Anggaran Rp370 Miliar untuk 2027
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved