Sepi Peminat, KY Perpanjang Penerimaan Calon Hakim Ad Hoc HAM

Selasa, 20 September 2022 - 14:22 WIB
loading...
Sepi Peminat, KY Perpanjang...
Juru Bicara KY Miko Ginting menjelaskan penerimaan calon hakim ad hoc diperpanjang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada masyarakat. Foto/antara
A A A
JAKARTA - Komisi Yudisial (KY) memperpanjang penerimaan calon hakim agung dan ad hoc HAM untuk Mahkamah Agung (MA) hingga 26 September 2022. Ini dilakukan lantaran minimnya pendaftar hakim ad hoc HAM.

Seharusnya, penerimaan yang dibuka sejak 31 Agustus ini berakhir pada 20 September 2022 hari ini. MA membutuhkan 11 hakim agung dengan rincian 1 orang di kamar perdata, 7 hakim kamar pidana, 1 hakim Tata Usaha Negara (TUN), 1 TUN khusus pajak, dan 1 hakim agama. Sementara untuk hakim Ad Hoc HAM MA membutuhkan 3 orang.

Baca juga: Ketua MA Lantik 7 Hakim Agung

Antusias pendaftar hakim agung terlihat dari jumlah yang sudah diterima oleh KY yakni 270 orang. Ke-270 orang tersebut terdiri dari 247 pendaftar aktif, 23 non aktif, 130 jalur karir dan 140 non karir.

Namun yang sudah terkonfirmasi untuk hakim agung baru 45 orang. Di antaranya, untuk kamar perdata ada 4 orang, pidana 24, TUN murni 5, TUN pajak 5, dan agama 7.

"Per 19 September 2022 pukul 13.00 WIB, Komisi Yudisial sudah menerima 270 pendaftar untuk Calon Hakim Agung dan 3 pendaftar untuk Calon Hakim HAM Adhoc di MA," ujar Juru Bicara KY Miko Ginting kepada MNC Portal Indonesia, Selasa, (20/9/2022).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Eks Hakim Agung Ad Hoc...
Eks Hakim Agung Ad Hoc Sebut Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Kejahatan Luar Biasa: Berbuntut Persoalan Negara
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Hadir saat Laporkan...
Hadir saat Laporkan 4 Hakim ke KY, Istri Nadiem: Kami Harap Keadilan
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Usai Dikawal Rieke Diah...
Usai Dikawal Rieke Diah Pitaloka, Kasus Nikita Mirzani Kini Dipantau Komisi Yudisial
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Rekomendasi
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
389 Personel Polisi...
389 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Konser Akbar Monas 2026
Pria Tewas dengan Luka...
Pria Tewas dengan Luka Tembak di Hotel Mewah Sempat Kirim WA Permintaan Maaf ke Istri
Berita Terkini
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Siapkan Relawan Tangguh...
Siapkan Relawan Tangguh Hadapi Bencana, Gus Muhaimin Resmikan Sigap Bangsa
Infografis
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved