Formappi: Seleksi BPK 2022-2027 Tak Berjejak, Tiba-tiba Fit and Proper Test
Senin, 19 September 2022 - 05:17 WIB
loading...
Peneliti Formappi Lucius Karus menduga DPR sengaja meminimalkan keterlibatan publik untuk meloloskan orang parpol pada seleksi anggota BPK periode 2022-2027. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Hari ini Komisi XI DPR mengagendakan uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) anggota BPK. Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) merasa proses seleksi tersebut transparan.
”Rasanya terkejut mendengar agenda tersebut karena proses seleksi yang dilakukan Komisi XI selama ini nyaris tanpa jejak. Tiba-tiba saja sudah di tahap akhir, fit and proper test,” ujar peneliti Formappi Lucius Karus lewat keterangan tertulis, dikutip Senin (19/9/2022).
Baca juga: Komisi XI DPR Harap Semua Pihak Hormati Proses Seleksi 16 Calon Anggota BPK
Menurut Lucius, minimnya perhatian publik pada proses seleksi anggota BPK aneh. Keseluruhan proses seleksi itu terjadi di DPR, lembaga representasi rakyat yang selalu menjadi buah bibir masyarakat. ”Bagaimana proses pendaftaran hingga rangkaian seleksi terhadap para calon selama ini tak banyak diperbincangkan, baik oleh publik, juga oleh DPR sendiri,” kata dia.
Lucius mencurigai kemungkinan kesengajaan yang dilakukan DPR. Sebab beberapa kali proses pemilihan anggota BPK sebelumnya pun publik sengaja jarang dilibatkan. Hasil akhirnya, anggota BPK terpilih dominan kader parpol. Dengan preseden tersebut, sangat mungkin hasil akhir seleksi kali ini juga sama.
”Rasanya terkejut mendengar agenda tersebut karena proses seleksi yang dilakukan Komisi XI selama ini nyaris tanpa jejak. Tiba-tiba saja sudah di tahap akhir, fit and proper test,” ujar peneliti Formappi Lucius Karus lewat keterangan tertulis, dikutip Senin (19/9/2022).
Baca juga: Komisi XI DPR Harap Semua Pihak Hormati Proses Seleksi 16 Calon Anggota BPK
Menurut Lucius, minimnya perhatian publik pada proses seleksi anggota BPK aneh. Keseluruhan proses seleksi itu terjadi di DPR, lembaga representasi rakyat yang selalu menjadi buah bibir masyarakat. ”Bagaimana proses pendaftaran hingga rangkaian seleksi terhadap para calon selama ini tak banyak diperbincangkan, baik oleh publik, juga oleh DPR sendiri,” kata dia.
Lucius mencurigai kemungkinan kesengajaan yang dilakukan DPR. Sebab beberapa kali proses pemilihan anggota BPK sebelumnya pun publik sengaja jarang dilibatkan. Hasil akhirnya, anggota BPK terpilih dominan kader parpol. Dengan preseden tersebut, sangat mungkin hasil akhir seleksi kali ini juga sama.
Lihat Juga :