Menuai Sorotan, Gaduh Parlemen Belum Akan Surut

Kamis, 02 Juli 2020 - 07:31 WIB
loading...
Menuai Sorotan, Gaduh...
Fungsi legislasi DPR tak henti menuai sorotan. Kegaduhan yang dipicu parlemen tidak berhenti dengan menggulirkan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Foti: dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Fungsi legislasi DPR tak henti menuai sorotan. Kegaduhan yang dipicu parlemen tidak berhenti dengan menggulirkan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (HIP) . Terbaru, DPR menarik sejumlah rancangan undang-undang dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2020, termasuk di antaranya RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).

Keputusan DPR menjadi tanda tanya lantaran saat ini kekerasan seksual terus bertambah setiap harinya. Tak kurang dari 400.000 kekerasan seksual yang terjadi tiap tahun. Pada regulasi yang ada sekarang, korban kekerasan seksual belum mendapatkan kepastian akan keadilan, kepastian pemulihan, termasuk kepastian bagaimana kasus kekerasan seksual tidak berulang.

Di saat yang sama partai politik di DPR justru berupaya memperjuangkan rancangan undang-undang yang ditolak luas publik. Sebagai contoh, RUU HIP sejauh ini belum berkeputusan resmi apakah dicabut atau dibatalkan. Bahkan, parpol tertentu masih berupaya meloloskannya dengan cara mengganti nama menjadi RUU Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP). (Baca: 3 Alasan PKS Tetap di Luar Pemerintahan Joowi hingga 2024)

Selain itu, rancangan lain yang mendapat penolakan publik, namun tetap berlanjut yakni, Cipta Kerja. Pada 22 Juni DPR bahkan meminta pemerintah kembali membahas dua rancangan undang-undang yang memicu aksi demo besar-besaran pada Juni tahun lalu, yakni RUU KUHP dan RUU Pemasyarakatan.

Kegaduhan yang dipicu pembahasan rancangan undang-undang kontroversial disayangkan karena terjadi di saat masyarakat mengalami banyak kesulitan akibat pandemi Covid-19. “Seharusnya DPR dan para pemimpin partai memahami suasana dan situasi rakyat yang sedang dalam kesulitan ekonomi dan berbagai masalah sosial akibat pandemi,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti kepada KORAN SINDO kemarin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Usul Kemenhaj Bentuk...
DPR Usul Kemenhaj Bentuk BLU untuk Kelola Asrama Haji
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
HUKUM MATI! DPR RI Geram,...
HUKUM MATI! DPR RI Geram, Sebut Korupsi Eks Jampidsus Sangat Memalukan
Ratusan Mahasiswa Trisakti...
Ratusan Mahasiswa Trisakti Bergerak dari Tugu 12 Mei Reformasi Menuju Gedung DPR
Rekomendasi
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Fanomenon Coachella...
Fanomenon Coachella Versi K-Pop Resmi Diluncurkan, Target Raup Rp12 Triliun
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Infografis
27 Negara Peringatkan...
27 Negara Peringatkan Warganya, Perang Dunia III Akan Terjadi?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved