Dilema PPP

Sabtu, 27 Agustus 2022 - 16:26 WIB
loading...
A A A
Terlepas maksud dan sikap seperti apa yang ditunjukkan Suharso, faktanya pernyataan Suharso tentang kiai dan amplop bukan hanya memicu reaksi pihak eksternal seperti Pengurus Besar (PB) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), tapi juga internal partai. Majelis Syariah, Majelis Pertimbangan, dan Majelis Kehormatan DPP PPP bahkan menuntut mundur Suharso dari jabatan ketua umum partai.

Merespons dinamika tersebut, Suharso telah telah menemui Ketua Majelis Syariah PPP KH Afifudin Muhajir dan Sekretaris Majlis Syariah H Chaerul Saleh Rasyid. Kepada keduanya, dia mengaku telah mengklarifikasi duduk perkara dan meminta maaf telah membuat contoh tidak tepat. Karena itu dia pun meyakini dinamika internal partai akan terselesaikan.

Benarkah bisa demikian? Tentu tidak bakal mudah. Sikap yang ditunjukkan Suharso sudah terlanjur meluncur ke publik dan menjadi catatan kiai dan pesantren. Di sisi lain, dalam perspektif politik, sekecil apapun celah yang muncul bisa menjadi modal untuk menyerang seteru politik. Termasuk sebagai amunisi saling sikut di internal PPP.

Apalagi, tuntutan mundur tiga majelis PPP juga membuka kotak pandora persoalan Suharso bukan saja terkait pernyataan amplop dan kiai, tapi juga terkait rendahnya elektabilitas PPP selama kepemimpinannya. Survei Charta Politika yang dirilis medio Juni lalu, misalnya, menyebut elektabilitas PPP bersama PAN tidak mencapai parliamentary threshold 4%. Bahkan survei Parameter Politik menemukan elektabilitas PPP semakin menurun hingga hanya menyentuh angka 2,9%.

Segala fakta tersaji menunjukkan posisi PPP yang kini sulit. Bila tuntutan Suharso mundur berlanjut, konsolidasi partai menghadapi Pemilu 2024 nanti bakal terganggu.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wagub Banten Dimyati:...
Wagub Banten Dimyati: Walaupun Beda Partai, Hati Saya Tetap PPP
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Sidang Lengkap IV Dewan...
Sidang Lengkap IV Dewan Hisbah 2026, Ketum Persis: Fatwa Harus Jadi Solusi Umat
Ajukan Banding, Sengketa...
Ajukan Banding, Sengketa SK DPP PPP Disebut Belum Inkrah
DPP PPP Menangkan 5...
DPP PPP Menangkan 5 Gugatan Sengketa Internal, PN Jakpus Perkuat Legalitas Kepengurusan Partai
Mardiono Optimistis...
Mardiono Optimistis PPP NTB Bangkit dan Tembus Target Pemilu 2029
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
Pengurus PPP Laporkan...
Pengurus PPP Laporkan Toni, Badri, dan Saiful Hakim ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Rekomendasi
Mengapa Surat Al-Fatihah...
Mengapa Surat Al-Fatihah Disebut Induk Al-Qur'an? Ini Makna dan Keistimewaannya
Tantri Kotak Ungkap...
Tantri Kotak Ungkap Update Kasus Dugaan Penipuan, Pelaku Masih Diburu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved