Kemandirian Bangsa melalui Kualitas Sumber Daya Manusia

Senin, 15 Agustus 2022 - 08:59 WIB
loading...
Kemandirian Bangsa melalui Kualitas Sumber Daya Manusia
Candra Fajri Ananda/FOTO.DOK KORAN SINDO
A A A
Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

Agustus senantiasa menjadi bulan yang istimewa bagi warga Indonesia dalam menyambut peringatan hari kemerdekaan. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945 adalah tonggak sejarah yang akan selalu dikenang oleh seluruh bangsa Indonesia sebagai awal kemerdekaan bangsa.

Kini, tepat pada 17 Agustus 2022 Indonesia menginjak usia 77 tahun sejak kemerdekaan dikumandangkan. Sejarah kemerdekaan Indonesia merupakan sebuah perjuangan panjang seluruh rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kedaulatan tanah air.

Perjalanan sejarah yang ditorehkan para pejuang bangsa dalam mengusir penjajah adalah sebuah perjuangan yang akan selalu dikenang. Meski kemerdekaan telah digapai, semangat para pejuang dalam meraih kemerdekaan yang begitu membara harus tetap terjaga hingga generasi mendatang.

Pada usianya kini, Indonesia telah berhasil mewujudkan berbagai pembangunan yang patut diapresiasi, salah satunya dalam hal infrastruktur.

Langkah-langkah pemerintah yang sangat gencar dalam membangun infrastruktur sejak 2015 hingga 2021 telah membuahkan hasil yang layak disyukuri. Daya saing infrastruktur yang selama ini tertinggal dibanding negara tetangga, kini setapak demi setapak mulai merangkak naik.

Kerja keras pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur telah membuahkan hasil hingga mampu menempatkan daya saing infrastruktur Indonesia dari urutan ke-72 pada 2015 menjadi urutan ke-52 pada 2018. Perbaikan infrastruktur juga telah berhasil membuktikan bisa meningkatkan daya saing bangsa dan memberi kontribusi sekitar 0,82% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, berbagai layanan di bidang pendidikan dan kesehatan pun kini terus mengalami peningkatan dalam dua decade terakhir. Khususnya untuk sanitasi dan kelahiran ditolong tenaga kesehatan. Pada 2016, sebanyak 58% rumah tangga memiliki sanitasi baik. Meningkat lebih dari setengahnya dibandingkan pada 1996.

Konsistensi tren peningkatan layanan di bidang pendidikan dan kesehatan tak lepas pula dari peran serta masyarakat melalui berbagai organisasi masyarakat (ormas) yang bergotong royong membangun berbagai fasilitas pendidikan dan kesehatan. Cara gotong royong ini merupakan kunci ketika ingin mengatasi masalah pendidikan. Berbagai dukungan masyarakat ini terlihat dari munculnya sekolah-sekolah yang tanpa melihat profit material.

Kini, buah indah dari gotong royong dalam pembangunan layanan pendidikan dan kesehatan tersebut tak lain adalah capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang konsisten menujukkan tren peningkatan selama 77 tahun Indonesia merdeka.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3148 seconds (10.177#12.26)