9 Perbedaan Negara Demokrasi dengan Otoriter
loading...
A
A
A
6. Fungsi hukum
Hukum dalam negara demokrasi bertujuan untuk melindungi rakyat sehingga bersifat netral untuk semua penggar hukum akan mendapat hukuman yang berlaku.
Berbeda dengan negara demokrasi, fungsi hukum di negara otoriter digunakan untuk legitimasi program penguasa. Sehingga sifatnya bisa saja sewenang wenang demi kepentingan penguasa.
7. Cara penyelesaian masalah
Dalam negara demokrasi penyelesaian masalah dilakukan melalui perundingan atau diskusi sehingga menimbulkan sesuatu yang disepakati bersama. Sementara, penyelesaian masalah di negara otoriter ini diputuskan secara sepihak oleh penguasa.
8. Sistem politik
Keputusan rakyat sangat penting dalam negara demokrasi. Karena itu, dibentuk dewan parlemen yang mewakili rakyat dalam penyampaian aspirasinya.
Sementara, di negara otoriter hanya berlandaskan pada penguasa tanpa memperhatikan rakyat. Semua kebijakan ditentukan oleh pemerintah dan pihak penguasa.
9. Kebebasan berpendapat
Perbedaan negara demokrasi dengan negara otoriter yang terakhir yakni kebebasan berpendapat. Dalam negara demokrasi, hal ini berlaku bagi setiap orang. Sehingga semuanya bebas mengungkapkan pendapatnya termasuk rakyat kecil sekalipun. Sedangkan di negara otoriter, kebebasan berpendapat ini tidaklah berlaku. Segala kelompok atau individu yang menentang atau mengkritik penguasa maka akan ditumpas.
Hukum dalam negara demokrasi bertujuan untuk melindungi rakyat sehingga bersifat netral untuk semua penggar hukum akan mendapat hukuman yang berlaku.
Berbeda dengan negara demokrasi, fungsi hukum di negara otoriter digunakan untuk legitimasi program penguasa. Sehingga sifatnya bisa saja sewenang wenang demi kepentingan penguasa.
7. Cara penyelesaian masalah
Dalam negara demokrasi penyelesaian masalah dilakukan melalui perundingan atau diskusi sehingga menimbulkan sesuatu yang disepakati bersama. Sementara, penyelesaian masalah di negara otoriter ini diputuskan secara sepihak oleh penguasa.
8. Sistem politik
Keputusan rakyat sangat penting dalam negara demokrasi. Karena itu, dibentuk dewan parlemen yang mewakili rakyat dalam penyampaian aspirasinya.
Sementara, di negara otoriter hanya berlandaskan pada penguasa tanpa memperhatikan rakyat. Semua kebijakan ditentukan oleh pemerintah dan pihak penguasa.
9. Kebebasan berpendapat
Perbedaan negara demokrasi dengan negara otoriter yang terakhir yakni kebebasan berpendapat. Dalam negara demokrasi, hal ini berlaku bagi setiap orang. Sehingga semuanya bebas mengungkapkan pendapatnya termasuk rakyat kecil sekalipun. Sedangkan di negara otoriter, kebebasan berpendapat ini tidaklah berlaku. Segala kelompok atau individu yang menentang atau mengkritik penguasa maka akan ditumpas.