9 Perbedaan Negara Demokrasi dengan Otoriter

Sabtu, 16 Juli 2022 - 20:51 WIB
loading...
A A A
Perbedaan negara demokrasi dengan negara otoriter berikutnya adalah pemegang kekuasaan tertingginya. Dalam negara demokrasi, pemegang kekuasaan dipegang oleh kedaulatan rakyat.

Sementara, pihak penguasa atau pemerintah menjadi pemegang kekuasaan tertinggi dalam negara otoriter. Sehingga, penguasa tidak memiliki batasan dalam kepemimpinannya.

Baca juga: Mahfud MD: Konfigurasi Politik Otoriter Akan Menampilkan Hukum yang Konservatif

4. Kebebasan pers

Kebebasan pers di negara demokrasi ini bebas dalam memberitakan segala hal yang berkaitan dengan pemerintahan selama itu valid dan bisa dipertanggungjawabkan.

Sementara, di negara otoriter pers dan media akan berjalan tertutup sehingga segala sesuatu tentang pemerintahan hanya diberitakan sesuai keinginan pemerintah.

5. Pembagian kekuasaan

Pada negara demokrasi pembagian kekuasaan ini sesuai dengan trias politika, dibagi menjadi tiga lembaga yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Tidak ada kekuasaan mutlak.

Kekuasaan legislatif adalah membuat undang-undang, kekuasaan eksekutif adalah kekuasaan melaksanakan undang-undang dan roda pemerintahan, dan kekuasaan yudikatif adalah kekuasaan mengadili atas pelanggaran undang-undang.

Pembagian kekuasaan ini tidak ada dalam negara otoriter. Semua kekuasaan hanya terpusat pada satu pihak, sehingga pemimpin ini memiliki kekuasaan yang absolut atau mutlak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Prabowo: Kita Butuh...
Prabowo: Kita Butuh Kritik untuk Perbaiki Diri
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
Deklarasi Kebangsaan,...
Deklarasi Kebangsaan, Gabungan Aliansi BEM Nasional Serukan 5 Tuntutan
Soroti Isu Reformasi...
Soroti Isu Reformasi Jilid II, Sekjen Cipayung Plus: Tantangan Saat Ini Berbeda dengan 1998
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Konsolidasi Kekuatan...
Konsolidasi Kekuatan di Jawa Barat, Perindo Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Rekomendasi
Gen Z Berekspresi, 510...
Gen Z Berekspresi, 510 STUDIOS Bawa Tren Self-Photo ke Lampung Selatan
Sinopsis, Pemain, dan...
Sinopsis, Pemain, dan Link Nonton Wedding Agreement di VISION+
Inggris vs Meksiko Terancam...
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda akibat Badai Petir
Berita Terkini
2 Brigjen Naik Jadi...
2 Brigjen Naik Jadi Irjen Pol usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026, Ini Nama dan Profilnya
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Diperiksa Kemendagri...
Diperiksa Kemendagri 8 Jam soal Konten Lagunya, Bupati Purwakarta Minta Maaf dan Akui Salah
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Langkat Tersangka Kasus Dugaan Suap
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Andi Azwan: Sikap Roy...
Andi Azwan: Sikap Roy Suryo Tempuh Praperadilan Tindakan Pengecut
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved