Penularan Covid-19 Masih Terjadi, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
Rabu, 24 Juni 2020 - 17:39 WIB
loading...
Mengenakan masker menjadi salah satu cara cegah penularan Covid-19. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona ( Covid-19 ) Achmad Yurianto mengingatkan bahwa penularan Covid-19 di tengah masyarakat masih terjadi. Sehingga, masyarakat wajib untuk mematuhi protokol kesehatan.
"Harus kita pahami kembali bahwa proses penularan yang terjadi hari ke hari, di beberapa provinsi ini menggambarkan bahwa masih ada sumber penularan yang berada di tengah masyarakat," kata Yuri di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (24/6/2020).
Yuri mengatakan, kasus yang positif dan kemudian tidak memiliki gejala yang signifikan membuat seseorang merasa lebih aman atau merasa sehat. Ini yang tidak disadari oleh masyarakat.
"Kemudian masih adanya kelompok rentan yang tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menjaga cara tidak menggunakan masker dan kemudian tidak rajin mencuci tangan, inilah yang kemudian menjadi kelompok rentan untuk tertular. Dan ini memberikan gambaran kasus baru yang muncul," kata Yuri.
Yuri mengungkapkan, Gugus Tugas Nasional telah mencoba menghitung bahwa seseorang yang membawa virus, kemudian tidak menggunakan masker dan melaksanakan kontak dekat dengan orang yang rentan tidak menggunakan masker maka kemungkinan terjadi penularan sebesar 100%.
"Harus kita pahami kembali bahwa proses penularan yang terjadi hari ke hari, di beberapa provinsi ini menggambarkan bahwa masih ada sumber penularan yang berada di tengah masyarakat," kata Yuri di Media Center Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Rabu (24/6/2020).
Yuri mengatakan, kasus yang positif dan kemudian tidak memiliki gejala yang signifikan membuat seseorang merasa lebih aman atau merasa sehat. Ini yang tidak disadari oleh masyarakat.
"Kemudian masih adanya kelompok rentan yang tidak mematuhi protokol kesehatan, tidak menjaga cara tidak menggunakan masker dan kemudian tidak rajin mencuci tangan, inilah yang kemudian menjadi kelompok rentan untuk tertular. Dan ini memberikan gambaran kasus baru yang muncul," kata Yuri.
Yuri mengungkapkan, Gugus Tugas Nasional telah mencoba menghitung bahwa seseorang yang membawa virus, kemudian tidak menggunakan masker dan melaksanakan kontak dekat dengan orang yang rentan tidak menggunakan masker maka kemungkinan terjadi penularan sebesar 100%.
Lihat Juga :