Minta Tambahan Rp1,5 Triliun, Menag: Kenaikan Biaya Masyair di Luar Prediksi

Senin, 30 Mei 2022 - 15:39 WIB
loading...
Minta Tambahan Rp1,5...
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengatakan kenaikan biaya paket pelayanan angkutan bus di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau dikenal dengan Masyair di luar prediksi. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan kenaikan biaya paket pelayanan angkutan bus di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau dikenal dengan Masyair di luar prediksi. Sebab kenaikan paket melonjak dratis hingga mencapai 5.656,87 ribu SAR atau setara Rp21,76 juta per jamaah.

"Pemerintah sudah mengantisipasi sebenarnya kenaikan masyair itu tetapi tidak pernah menduga kenaikannya setinggi ini. Karena memang dalam analisa dan diskusi kita memang di luar prediksi kita," ujarnya dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI, Senin (30/5/2022).

Gus Yaqut menyampaikan, kenaikan tersebut diketahuinya saat tengah mengecek kesiapan pelaksanaan haji di Arab Saudi pada 18 Mei 2022 lalu. Di mana biaya tersebut biasanya dibahas dalam MoU penyelenggaraan haji atau yang biasa disebut dengan Ta'limatul Hajj, kini sekarang telah digitalisasi dalam bentuk E-hajj.

Baca juga: Operasional Haji 2022, Menag Ajukan Tambahan Anggaran Rp1,5 Triliun ke DPR

"Penyelenggaraan ibadah haji tahun lalu sebelum pandemi itu biaya-biaya tercantum pada Ta'limatul Hajj, sekarang kenaikan ini tercantum secara jelas di e-hajj karena mereka sudah mendigitalisasi persyaratan dan perjanjian yang dulu, biaya masyair ini menjadi 5.656,87 real,"kata dia.

Mendengar kenaikan tersebut, Menag pun langsung segera bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah dan melakukan negosiasi pada Jumat, 20 Mei 2022.

Baca juga: Ini Jadwal Lengkap Makan Jamaah Haji Indonesia di Arab Saudi, Jangan Sampai Lewat

"Ketika mendengar atau tahu kenaikan ini kita ketemu menteri haji itu menunjukkan kekuatan diplomasi kita ke pemerintah Arab Saudi. Tapi memang selalu ada batas-batas di mana kita tidak bisa melakukan intervensi atas kebijakan pemerintah Arab Saudi lebih dalam,"ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, pihak Arab Saudi menyampaikan kenaikan tersebut tidak hanya dibayarkan oleh jamaah haji Indonesia. Melainkan jamaah haji di seluruh dunia. "Mau diambil monggo kalau enggak ya enggak papa, dan mereka juga pintar last minute ini diputuskan. Sehingga kita tidak memiliki ruang gerak untuk melakukan manuver yang mungkin bisa menekan masyair ini,"tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajukan permohonan penambahan anggaran operasional haji tahun 2022 sebesar Rp1,5 triliun kepada DPR. Hal itu disampaikan Ketua Komisi VIII DPR, Yandri Susanto saat membuka rapat kerja yang digelar hari ini, Senin (30/5/2022).

"Komisi VIII DPR telah menerima surat dari Menag dengan nomor B-165/MA/KU.00/05/2022 tanggal 27 Mei 2022 mengenai usulan tambahan anggaran operasional haji reguler dan khusus tahun 1443 Hijriah atau 2022 Masehi," kata Yandri.

Dalam surat tersebut disampaikan tambahan biaya operasional ditujukan untuk biaya pelayanan masyair (angkutan bus) pada penyelenggaraan ibadah haji 1443 H menggunakan sistem paket layanan sebagaimana merujuk kebijakan terkini dari pemerintahan kerajaan Arab Saudi yakni dengan tarif layanan sebesar 5.656,87 SAR per jamaah.

Selain itu, diperlukan juga tambahan biaya penerbangan yang ditangani oleh Saudi Arabia Airlines berupa biaya handling di Bandara Soekarno-Hatta, untuk jamaah dari embarkasi Surabaya serta biaya selisih kurs dengan adanya paket pelayanan masyair dan tambahan biaya penerbangan tersebut.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Aktor Breaking Bad Giancarlo...
Aktor 'Breaking Bad' Giancarlo Esposito Masuk Islam saat Syuting di Arab Saudi
Rekomendasi
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Berita Terkini
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Tito Dorong Penguatan...
Tito Dorong Penguatan BNPP RI untuk Percepatan Pembangunan dan Keamanan Perbatasan
Infografis
10 Miliarder Paling...
10 Miliarder Paling Boncos di 100 Hari Trump, Elon Musk Kehilangan Rp727 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved