Jadikan Mudik Momentum Bangkit dari Pandemi

Rabu, 20 April 2022 - 14:43 WIB
loading...
Jadikan Mudik Momentum...
Pemudik pada libur Lebaran Idul Fitri tahun ini jangan sekali-kali mengabaikan protokol kesehatan karena pada dasarnya pandemi Covid-19 belum berakhir. (KORAN SINDO/Wawan Bastian)
A A A
GELIAT mudik Lebaran tak lama lagi terasa. Intensitasnya bakal kian meningkat pada pekan depan seiring adanya cuti bersama, terhitung mulai Jumat (29/4). Dan, mudik Lebaran tahun ini menjadi catatan sejarah bangsa Indonesia tersendiri. Mudik 2022 tidak biasa karena digelar perdana setelah sempat dilarang oleh pemerintah lantaran situasi pandemi Covid-19 dalam dua tahun terakhir.

Mayoritas masyarakat pun lega dan senang dengan kebijakan pemerintah tahun ini. Bayangan kampung halaman kian di depan mata. Apalagi bagi mereka yang benar-benar belum pernah pulang kampung selama dua tahun. Rasa ingin bertemu orang tua atau sanak saudara tentu tak terbendung lagi.

Pemerintah pun sudah bersiap kuda-kuda imbas kebijakan yang terbilang berani ini. Hitung-hitungan matang telah disiapkan. Antara lain memprediksi jumlah pemudik akan mencapai 80 juta orang lebih. Ini bukan sekadar angka asal-asalan. Kementerian Perhubungan mengaku telah melakukan survei hingga tiga kali untuk mendapat angka yang dinilai mendekati presisi tersebut.

Kendati berbasis survei, pemerintah jangan sampai menganggap prediksi di atas final. Sangat mungkin jumlah pemudik akan melonjak tinggi di atas penelitian lapangan tersebut. Sinyalemen ini tidak berlebihan. Sebab mudik adalah tradisi lama bangsa ini. Mudik pun tidak terbatasi dengan embel-embel agama, wilayah, ekonomi atau suku. Semua menikmati tradisi mudik.

Namun demikian, pada saat yang sama, sejatinya mudik tahun ini juga menghadirkan tantangan tersendiri. Tantangan besar ini bukan soal teknis pengaturan lalu lintas yang selalu menjadi perhatian utama, namun justru risiko melonjaknya kasus sebaran Covid-19 yang tak henti mengintai.

Pemerintah sah-sah saja merasa lega karena secara statistik, tren kasus baru Covid-19, keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) atau kematian menunjukkan data yang terus menurun dalam beberapa pekan terakhir. Namun data itu sejatinya masih labil. Artinya, kasus baru sangat mungkin bisa naik drastis dalam tempo cepat jika semua abai dan tak waspada.

Kita tahuh, di saat Indonesia kian melakukan pelonggaran aktivitas warga, pada saat yang sama ada beberapa negara lain yang tengah berjibaku mengatasi pandemi ini, seperti China dan Amerika Serikat. Bahkan di Sanghai, aturan pembatasan ketat (lockdown) saat ini masih diberlakukan karena munculnya kasus kematian. Ini artinya, virus korona belum benar-benar lenyap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kapolri: 2,3 Juta Kendaraan...
Kapolri: 2,3 Juta Kendaraan Mudik Lebaran Tinggalkan Jakarta Via Tol hingga 24 Maret
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi...
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jakarta saat Mudik Lebaran 2026
Sediakan Layanan Siaga...
Sediakan Layanan Siaga Mudik Lebaran, BRI Insurance: Beri Kenyamanan bagi Pemudik
3,2 Juta Kendaraan Pemudik...
3,2 Juta Kendaraan Pemudik Lebaran 2026 Diprediksi Tinggalkan Jakarta pada 18-19 Maret
Puncak Arus Mudik Lebaran...
Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali, Ini Tanggalnya!
Mensesneg: TNI-Polri...
Mensesneg: TNI-Polri Tulang Punggung Pengamanan saat Ramadan-Lebaran
Pasokan BBM Aman selama...
Pasokan BBM Aman selama Mudik Lebaran, Pemerintah Dinilai Berhasil Jaga Stabilitas
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Saat Lagu Menjadi Pelampiasan...
Saat Lagu Menjadi Pelampiasan Rindu, Ini Deretan Lagu Tentang ‘Pulang’ yang Rilis Minggu Ini
Rekomendasi
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved