Cincin Api di Tanah Terjanji

Rabu, 06 April 2022 - 16:39 WIB
loading...
Cincin Api di Tanah...
Warga mencari barang di runtuhan rumah yang hancur akibat gempa di Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (17/1/2021). Indonesia rawan bencana karena posisinya berada di antara tiga tumbukan lempeng dunia. Foto/SINDOphoto/Maman Sukirman
A A A
JAKARTA - Indonesia merupakan dengan dengan beragam hayati. Sejak berabad silam, kekayaan alam Indonesia yang dikenal dengan Nusantara telah menarik berbagai bangsa datang. Mereka berlomba-lomba datang dan berebut kuasa beragam komoditas.

Namun kekayaan alam karena kesuburan tanahnya ini menyimpan bencana. Berada di peta cincin api, Indonesia rawan gempa bumi . Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Andiani mengungkap alasan mengapa Indonesia sering dilanda bencana alam .

Menurutnya, hal itu disebabkan karena posisi Indonesia yang terletak di antara tiga tumbukan lempeng dunia yakni lempeng erasia di bagian utara, lempeng Australia di bagian selatan dan lempeng pasifik di bagian timur. Baca juga: Perubahan Iklim, Bencana Alam, dan Anak Indonesia

"Ini yang menyebabkan Indonesia rentan akan ancaman bahaya geologi yang meliputi gunung api, gempa bumi, tsunami dan gerakan tanah," katanya kepada MNC Portal, Senin (4/4/2022).

Ia mengatakan, setiap tahun tak kurang dari 1.000 kali kejadian gerakan tanah, gempa bumi bermagnitudo 5.0 sebanyak 14 kali, dan gunung api 11 kali. "Tentunya hal ini harus diperhatikan dan perlu mitigasi yang tepat terkait bahaya kebencanaan," lanjutnya.

Ia memaparkan, mitigasi bencana yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah pertama memahami akan jenis ancaman yang ada pada wilayah tempat tinggal. Kedua, memahami cara-cara melakukan evakuasi seperti menentukan jalur evakuasi dan tempat evakuasi.

"Ketiga, melakukan response drill secara berkala. Terakhir membantu melakukan sosialisasi dalam keluarga, sehingga semua anggota keluarga memiliki pemahaman yang sama," tuturnya.

Di samping itu, ia juga menyarankan kepada Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) untuk memasukkan kurikulum terkait kebencanaan untuk siswa sekolah. Hal ini agar masyarakat paham mengenai kondisi geologi Indonesia serta dapat memberikan respons yang tepat bila bencana terjadi.

7 Provinsi Masuk Status Waspada Bencana
Sementara itu, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ), sepanjang 2021 telah terjadi 5.402 bencana alam di Indonesia. Dari ribuan kejadian bencana itu, 90% didominasi bencana hidrometeorologi.

"Baik itu hidrometeorologi basah seperti banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem maupun kebakaran hutan," ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi, Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers, Jumat (1/4/2022). Baca juga: Masuk Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Aam, sapaan akrabnya mengatakan, hal tersebut tentunya menjadi perhatian semua pihak. Sebab, jenis bencana alam hidrometeorologi basah terjadi hampir di seluruh pulau yang ada Indonesia. "Dominannya di 2021 kita hidrometeorologi basah sehingga ini menjadi perhatian kita karena tren ini juga kemudian terjadi di 2022," jelasnya.

Karena itu, pihaknya telah memetakan tujuh provinsi yang paling sering terjadi bencana alam hidrometeorologi basah. Ketujuh provinsi itu yakni Aceh, Sumatera Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan.

"Nah dari tujuh provinsi ini dari data yang dimiliki oleh BNPB ini setiap tahun selalu menjadi hotspot dalam artian provinsi-provinsi dengan tingkat kejadian bencana paling tinggi di Indonesia," ungkapnya.

BNPB mengimbau bagi pemerintah daerah di tujuh provinsi tersebut agar benar-benar memerhatikan kondisi lingkungannya untuk dibenahi secara kolektif. "Kami meminta untuk melihat kembali kondisi lingkungan, kondisi sungai, kondisi alam pegunungan yang selama ini menjadi daerah tangkapan air daerah resapan air, kondisi daerah sepanjang aliran sungai yang mungkin selama ini terjadi penyempitan terjadi pendangkalan itu harus benar-benar kita benahi bersama selanjutnya," tandasnya.

Baca pembahasan mengenai Merawat Kesadaran Bencana selengkapnya di iNews.id melalui link berikut https://www.inews.id/tag/kesadaran-bencana
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Aliansi Kebangsaan Serukan...
Aliansi Kebangsaan Serukan Indonesia Berdamai dengan Alam Hadapi Krisis Iklim
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
Latih Desa Binaan Hadapi...
Latih Desa Binaan Hadapi Bencana, Astra Gandeng BNPB Gelar Pelatihan Tanggap Darurat
Rekomendasi
Desta Bagikan Kabar...
Desta Bagikan Kabar usai Operasi Mata, Begini Kondisinya Sekarang
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Berita Terkini
Pakar Bedah Kasus Dugaan...
Pakar Bedah Kasus Dugaan Pidana Jabatan Mantan Jampidsus
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
MUI Soroti Penangkapan...
MUI Soroti Penangkapan Ulama Palestina Sheikh Abdul Karim Raed Miqdad, Pertanyakan Verifikasi Tuduhan Terorisme
Prabowo Tunjuk Asep...
Prabowo Tunjuk Asep Nana Mulyana Jadi Wakil Jaksa Agung, Kuntadi Jabat Jampidsus
Dilantik Prabowo Jadi...
Dilantik Prabowo Jadi Kepala BGN, Sudaryono Lepas Jabatan Wamentan
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved