Vonis Dokter Terawan Jangan Matikan Nalar Progresif

Selasa, 29 Maret 2022 - 10:52 WIB
loading...
A A A
Keempat, apa yang dilakukan oleh dokter Terawan ini sejatinya bagian langkah progresif seorang ahli medis. Terawan tentu tidak sembrono. Bahkan soal DSA sendiri merupakan hasil penelitian desertasinya. Artinya, secara ilmiah juga memiliki dasar. Namun faktanya masih adagapantara inovasi dan regulasi institusi yang menaunginya. Dalam situasi ini, tentu mengedepankan aspek rasional tentu lebih utama ketimbang emosional.

Terawan membuktikan bukan dokter yang gampang diam atau monoton menjalankan teori guru-gurunya. Inovasi cuci otak, vaksin Nusantara adalah di antara contoh hasil 'keresahannya' selama ini. Ada tujuan yang lebih mulia ingin dicapai Terawan ketimbang aspek administratif atau etik.

Akan lebih baik jika fenomena Terawan ini menjadi momentum bersama untuk membangun tatanan dunia kesehatan di Indonesia yang lebih baik. Tatanan yang memberikan ruang besar bagi insan dokter terus bekerja sekaligus berkarya.

Kesadaran semacam ini perlu dikuatkan karena sangat mungkin apa yang dilakukan mantan kepala RSPAD Gatot Subroto ini adalah langkah membangun tatanan baru dengan melawan hegemoni atas tatanan lama yang bisa saja tak tepat lagi untuk dijalankan. Dan, dalam ilmu psikososial, perubahan tatanan baru hampir selalu bermula dari perlawanan hal kecil. Jika ini benar terjadi, sejatinya Terawan tidak tamat. Namun justru tengah menjadikan IDI lebih kuat sekaligus bermartabat.

--
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Panggil Legislator yang...
Panggil Legislator yang Diduga Intimidasi Dokter Icha, Golkar Siapkan Sanksi
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Dokter Icha Akhiri Hidup...
Dokter Icha Akhiri Hidup usai Diduga Diintimidasi Legislator Daerah, Puan: Penyelidikan Harus Tuntas
Menkes Kaji Insentif...
Menkes Kaji Insentif untuk Dokter Umum dan Gigi di Daerah Tertinggal
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Menkes: Yang Paling...
Menkes: Yang Paling Banyak Dikeluhkan Dokter adalah Perundungan
Praktik Dokter Ilegal...
Praktik Dokter Ilegal di Jaksel, 2 WNA Vietnam Dideportasi
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Hadirkan Direktur Kemenkes...
Hadirkan Direktur Kemenkes RI, FK Unair Cetak Multi-Star Doctor Komunikatif
Rekomendasi
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Timnas Argentina Pulang...
Timnas Argentina Pulang Tanpa Trofi Disambut Bak Juara, Bagaimana Masa Depan Lionel Messi?
Dituding Egois, Jennifer...
Dituding Egois, Jennifer Coppen Ungkap Alasan Justin Hubner Lewatkan Final Piala Dunia
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Waspada 8 Gejala Awal...
Waspada 8 Gejala Awal Hipertensi, Jangan Dianggap Sepele
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved