Aliansi BEM se-Jakarta Dukung Sikap Puan Maharani Tolak Penundaan Pemilu 2024

Jum'at, 18 Maret 2022 - 19:29 WIB
loading...
Aliansi BEM se-Jakarta...
Sikap Ketua DPR Puan Maharani yang menolak ide penundaan Pemilu 2024 dinilai tepat. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Polemik di antara elite politik di Indonesia terkait penundaan Pemilu 2024 semakin menghangat. Elemen pemuda yakni Aliansi BEM Se-Jakarta mendukung sikap Ketua DPR Puan Maharani yang menolak ide penundaan Pemilu 2024.

Koordinator Aliansi BEM Se-Jakarta, Andre menyatakan sikap Puan Maharani sudah benar dan tepat. Lantaran penundaan pemilu tidak memiliki alasan yang kuat untuk diterapkan. ”Puan menyatakan jika penundaan pemilu melanggar konstitusi. Menurut saya ini logis dan benar jika memakai logika kita sebagai negara hukum. Saya mendukung ini,” jelasnya, Jumat (18/3/2022).

Sikap Puan menunjukkan, dia taat akan konstitusi. Di mana konstitusi tidak mengatur bolehnya jabatan presiden tiga periode. Jika konstitusi dilanggar, menurut Andre adalah preseden buruk bagi perpolitikan Indonesia karena bernegara dengan tidak mengikuti aturan yang ada. Apalagi konstitusi diubah hanya untuk mengakomodasi kepentingan pragmatis dari segelintir politikus.

Baca juga: Penundaan Pemilu 2024 Mencederai Amanat Reformasi

Dirinya juga melihat tidak ada urgensi untuk dilakukan penundaan pemilu. Misal kasus Covid-19 yang terjadi sekarang sudah mulai terkendali. Begitu juga perekonomian sudah mulai membaik karena Covid-19 tidak separah dahulu saat kemunculannya. “Jadi terlalu mengada- ada usulan dari segelintir elite politik untuk menunda pemilu,” tegasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Din Syamsuddin Ungkap...
Din Syamsuddin Ungkap Bung Karno Tokoh Dikagumi Dunia Internasional
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
PDIP Sebut Demonstrasi...
PDIP Sebut Demonstrasi Mahasiswa Alarm untuk Pemerintah
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Dikritik Akademisi: Melihat Dukungan Manajemen Jangan Sempit
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Prabowo, Bahlil Lahadalia...
Prabowo, Bahlil Lahadalia hingga Puan Maharani Hadiri Resepsi El Rumi dan Syifa Hadju
Dua Legislator PDIP...
Dua Legislator PDIP Desak Kementerian PU Tegur Kontraktor Sekolah Rakyat di Muncar
Rekomendasi
PNM Mekaar Salurkan...
PNM Mekaar Salurkan Pembiayaan 23,3 Juta Nasabah Prasejahtera
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Menjelajah Batavia Lama,...
Menjelajah Batavia Lama, Jejak Bung Karno hingga Charlie Chaplin di Kota Tua Jakarta
Berita Terkini
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved