Soal Penundaan Pemilu, Fahri Hamzah: Tolong Jangan Jerumuskan Jokowi

Jum'at, 11 Maret 2022 - 12:05 WIB
loading...
Soal Penundaan Pemilu,...
Wakil Ketua DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah mengimbau para elite dan tokoh politik Tanah Air tidak menjerumuskan Presiden Jokowi dengan menggaungkan isu penundaan Pemilu 2024. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua DPN Partai Gelora Indonesia Fahri Hamzah mengimbau para elite dan tokoh politik Tanah Air tidak menjerumuskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan menggaungkan isu penundaan Pemilu 2024. Pasalnya, isu penundaan Pemilu merupakan gerakan yang merusak demokrasi dan sudah melanggar konstitusi.

“Hal ini juga berpotensi merusak masa depan kenegarawanan dari Presiden Jokowi. Kita harus tahu batas konstitusional kita yang telah menjadi budaya dan ritual,” ujar Fahri kepada wartawan, Jumat (11/3/2022). Baca juga: Demokrat Minta Jokowi Lebih Tegas Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024



Fahri sendiri ingin melihat sosok Jokowi mengakhiri masa jabatannya sebagai pemimpin di Indonesia dengan baik. Sehingga, Jokowi bisa dikenal nama besarnya dan juga kenegarawanannya karena patuh dan taat kepada jadwal konstitusi.

“Kepada para tokoh maupun elite yang menggaungkan penundaan Pemilu 2024, tolong dipikirkan secara matang. Jangan sampai nafsu mengalahkan akal sehat. Jangan ngawur dan sembrono,” tegas politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini.

Diberitakan sebelumnya, ada beberapa tokoh yang menggaungkan agar Pemilu diundur. Salah satunya, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Bahlil mengatakan dunia usaha setuju apabila pemilu ditunda. Baca juga: Saat Jokowi Sopiri Megawati Meninjau Persemaian Modern

Selain itu, tiga ketua umum (ketum) parpol dari koalisi pemerintah mengusulkan agar pemilu ditunda selama satu atau dua tahun. Mereka yakni, Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, dan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fahri Hamzah Minta Elite...
Fahri Hamzah Minta Elite Nasional Jangan Terus Kembangkan Narasi Perpecahan
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Saiful Mujani: Dunia Lagi Memerlukan Kita untuk Kompak Bersatu
Komisi II DPR Bakal...
Komisi II DPR Bakal Panggil KPU Imbas Penggunaan Jet Pribadi
Saraswati Rahayu Mundur...
Saraswati Rahayu Mundur dari DPR, PB PII: Jadi Teladan Politik Generasi Muda
Ketua MPR Sangkal Isu...
Ketua MPR Sangkal Isu Masa Jabatan Presiden Bakal Diubah Menjadi 8 Tahun
Riwayat Kepangkatan...
Riwayat Kepangkatan Tito Karnavian, Mantan Kapolri yang Jadi Mendagri di Era Jokowi dan Prabowo
Fahri Hamzah : Prabowo...
Fahri Hamzah : Prabowo Fokus Putus Rantai Ketimpangan Kaya dan Miskin
Program 3 Juta Rumah...
Program 3 Juta Rumah Gagal Terwujud Tahun Ini, Fahri Hamzah Minta Maaf
Fahri Hamzah Kritik...
Fahri Hamzah Kritik Keras BP Tapera: Kebanyakan Bohongin Pak Menteri
Rekomendasi
Perbarui IPKP PPKP Daruba,...
Perbarui IPKP PPKP Daruba, BNPP Soroti Transportasi hingga Infrastruktur Morotai
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Berita Terkini
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved