Istana Sebut Sejumlah Daerah Mulai Adaptasi Kondisi New Normal
Sabtu, 13 Juni 2020 - 13:29 WIB
loading...
Deputi IV bidang Informasi dan Komunkasi Politik KSP, Juri Ardiantoro menyatakan, sampai hari ini ada 102 daerah yang sejak awal dikategorikan daerah hijau. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Deputi IV bidang Informasi dan Komunkasi Politik Kantor Staf Presiden (KSP), Juri Ardiantoro menyatakan, sampai hari ini ada 102 daerah yang sejak awal dikategorikan daerah hijau yang diberikan kesempatan untuk membuka berbagai aktivitas soaial ekonomi, karena dianggap sudah relatif aman untuk melakukan kegiatan di tengah masyarakat.
(Baca juga: 658 WNI di Luar Negeri Sembuh Corona, 1.037 Positif dan 316 Orang Dirawat)
Hal itu dikatakan Juri dalam diskusi Polemik MNC TrijayaFM bertajuk 'New Normal Lintas Negara' secara virtual, Sabtu (13/6/2020). Juri menjelaskan, sementara untuk derah lain disebutnya masih dalam proses evaluasi untuk mempersiapkam diri memasuki aktivitas kenormalan baru atau new normal tersebut. (Baca juga: Gelar Pilkada di Tengah Pandemi, 218 Daerah Perlu Perhatian Ekstra)
"Seperti Jakarta ini kan sudah mulai melakukan masa transisi ke arah sana dengan membuka secara bertahap beberapa aktivitas beberapa perkantoran dan beberapa kegiatan-kegiatan ekonomi," tutur Juri.
"Jadi secara proses adaptasi yang baru itu akan dilakukan dan tiap daerah tentu berbeda-beda bahkan dinilai masing-masing daerah baik dari sisi epidemologinya mapun dari sisi fasilitas kesehatannya, dari sisi surfilence nya dan dari banyak pertimbangan lain yang akan menjadu dari bagi daerah untuk melakukan pengurangan-pengurangan pengetatan atau pembatasan dari apa yang selama ini kita kenal dengan PSBB itu," tambahnya.
(Baca juga: 658 WNI di Luar Negeri Sembuh Corona, 1.037 Positif dan 316 Orang Dirawat)
Hal itu dikatakan Juri dalam diskusi Polemik MNC TrijayaFM bertajuk 'New Normal Lintas Negara' secara virtual, Sabtu (13/6/2020). Juri menjelaskan, sementara untuk derah lain disebutnya masih dalam proses evaluasi untuk mempersiapkam diri memasuki aktivitas kenormalan baru atau new normal tersebut. (Baca juga: Gelar Pilkada di Tengah Pandemi, 218 Daerah Perlu Perhatian Ekstra)
"Seperti Jakarta ini kan sudah mulai melakukan masa transisi ke arah sana dengan membuka secara bertahap beberapa aktivitas beberapa perkantoran dan beberapa kegiatan-kegiatan ekonomi," tutur Juri.
"Jadi secara proses adaptasi yang baru itu akan dilakukan dan tiap daerah tentu berbeda-beda bahkan dinilai masing-masing daerah baik dari sisi epidemologinya mapun dari sisi fasilitas kesehatannya, dari sisi surfilence nya dan dari banyak pertimbangan lain yang akan menjadu dari bagi daerah untuk melakukan pengurangan-pengurangan pengetatan atau pembatasan dari apa yang selama ini kita kenal dengan PSBB itu," tambahnya.
Lihat Juga :